BogorOne.co.id | Kota Bogor – Memasuki tahun politik, yakni Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan dihelat 2024 mendatang, Rektor IPB University, Arif Satria meminta Civitas Akademik yang berada di lingkungan kampus untuk tidak terlibat dalam politik praktis.
“Ya saya kira aturan sudah jelas, bahwa PNS tidak boleh berpolitik praktis dan kampus harus netral,” kata Arif Satria, Senin 9 Januari 2023.
Untuk itu, Rektor IPB University mengajak Civitas Akademik untuk mempertahankan kampus untuk menjadi sumber inspirasi bagi bangsa Indonesia.
“Kalau kita ini benar-benar netral, Insya Allah (bisa menjadi sumber inspirasi untuk bangsa ini),” tuturnya.
“Dan saya kira IPB sudah jelas, karena aturannya sudah jelas bahwa dosen tidak boleh berpolitik praktis, ikut kampanye hingga terafiliasi dengan partai politik,” sambung dia.
Soal sanksi, dijelaskan Rektor IPB University, hal itu pun sudah diatur, mulai dari sanksi berupa teguran hingga yang terberat. Untuk itu, saat ini waktunya untuk bersama-sama menjaga netralitas dalam Pemilu 2024.
“Saya kira sudah clear, tinggal kita sama-sama jaga. Baik aturan untuk PNS dan dosen-dosen yang non PNS juga jelas, bahwa kita harus jaga netralitas kampus dalam proses politik 2024 ini,” tandasnya. (*)























Discussion about this post