BogorOne.co.id | Tamansari – Pembangunan Infrastruktur di wilayah Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor terlihat belum mencapai target. Padahal sesuai kontrak pengerjaan harus sudah rampung di akhir tahun Desember 2023.
Hal itu diungkapkan Camat Tamansari Yudi Hartono, menurut dia, sejauh ini dari hasil monitoring masih banyak proyek proyek yang di kerjakan oleh pihak ketiga belum selesai 100 persen, bahkan masih ada yang capaian pengerjaanya di bawah 50 persen.
“Jadi, proyek yang dibiayai Anggaran Pembelanjaan Daerah (APBD) Kabupaten Bogor ini belum selesai 100 persen, bahkan capaian masih di bawah 50 persen menurut perhitungan kami,” jelasnya.
Dia meminta, para kontraktor harus segera menyelesaikan pengerjaan, karena ini akan berhubungan erat kelancaran mobilisasi warga.
“Berhubung tahun 2023 memasuki akhir tahun kita tepat akhir di bulan Desember agar selesai supaya tidak menggangu kelancaran mobilitas warga arus lalulintas di Kecamatan Tamansari yang merugikan, baik secara ekonomi maupun sosial,” tuturnya.
Lebih lanjut, Camat menuturkan, di Kecamatan Tamansari ada 5 titik pembangunan infrastruktur d diantaranya, di Desa Sukajadi mulai dari Kampung sinarwangi sampi perbatasan Tenjolaya, kemudian jalan Nambo, jembatan sengked Desa Sukaresmi perbatasan dengan Ciomas dan pembangunan jembatan di Desa Sukajaya.
“Mudah mudahan pembangunan infrastuktu di tahun 2023 ini bisa tuntas,” harapnya.
Camat menegaskan kepada perusahaan rekanan atau pihak ketiga agar lebih profesional didalam pekerjaan dan memilik time line yang jelas. Supaya tidak terlalu lama terbengkalai sehingga dapat menggangu kelancaran arus lalulintas di Tamansari.
“Apalagi akhir akhir ini musim penghujan sudah masuk serta intensitas hujan cukup tinggi sehingga jalan yang seharusnya selesai pengerjaan ini menambah masalah baru,” pungkasnya. (Yud)























Discussion about this post