BERITA LAINNYA
Kegiatan Bimtek sejalan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Arman yang melakukan pembenahan besar-besaran untuk meningkatkan produktivitas dan produksi pangan Indonesia, sekaligus menjadi Lumbung Pangan Dunia 2033 dan mencegah krisis pangan global yang tengah mengancam banyak negara di dunia.
Hal senada dikemukakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan [BPPSDMP] Dedi Nursyamsi bahwa target akselerasi percepatan adalah terwujudnya swasembada pangan pada 2026 mendatang, sehingga Indonesia dapat menekan impor.
Acara yang berlangsung di Gedung Science dan Technopark, IPB University ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta dalam beberapa aspek krusial pertanian. Mereka akan dipahamkan tentang proses pembuatan yogurt, teknik pertanian hidroponik, dan manfaat inkubator bisnis bagi petani. Dengan pengetahuan praktis dan konseptual ini, diharapkan peserta dapat memperkuat keterampilan mereka dan memberikan kontribusi positif dalam pengembangan sektor pertanian.
Acara yang dihadiri oleh penyuluh, petani milenial, petani umum, dan penyuluh pertanian ini menekankan komitmen DPR RI dalam mendukung program-program yang meningkatkan kesejahteraan petani dan penyuluh pertanian, serta mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam sektor pertanian.
Kegiatan Bimtek ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka. Dengan adanya program seperti ini, diharapkan semakin banyak petani dan penyuluh yang terampil dan inovatif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di bidang pertanian, diantaranya pengetahuan praktis tentang pembuatan yogurt, teknik pertanian hidroponik, dan manfaat inkubator bisnis bagi petani. (Advetorial)
























Discussion about this post