BogorOne.co.id | Kota Bogor – Dinas Sosial Kota Bogor mengamankan lima pengamen cilik di kawasan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, setelah diduga kerap meminta uang secara memaksa kepada warga dan pengunjung warung di sekitar Rumah Sakit Ummi.
Kelompok anak tersebut disebut berulang kali mendatangi sejumlah warung dan meminta uang kepada warga, bahkan setelah sebelumnya sudah diberi. Laporan warga yang masuk melalui media sosial menjadi awal penindakan oleh petugas.
Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Bogor, Choki Irsanja, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti aduan tersebut dengan mendatangi lokasi kejadian.
“Sudah ada yang memberi Rp10 ribu, tapi mereka minta tambahan,” kata Choki.
Di lokasi, petugas mengamankan lima anak yang kemudian dibawa ke kantor Dinsos untuk pendataan dan pembinaan awal. Dari hasil pemeriksaan, sebagian besar masih berstatus pelajar aktif, mayoritas duduk di bangku kelas 6 SD, sementara satu lainnya disebut putus sekolah setelah sempat mengenyam pendidikan SMP.
“Mereka warga Empang, ada juga satu dari Kabupaten Bogor. Alat musiknya juga kami amankan,” ujar Choki.
Para anak tersebut kemudian ditempatkan di rumah singgah Dinsos Kota Bogor selama satu malam. Dalam proses penanganan, petugas juga mencatat adanya perilaku yang dinilai tidak sesuai dengan usia anak.
“Setelah diberi makan, ada yang minta izin merokok,” kata dia.
Setelah dilakukan pembinaan, kelima anak itu dipulangkan ke rumah masing-masing dan akan tetap dalam pengawasan Dinsos. Pemerintah kota menyatakan pemantauan dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang di kawasan tersebut.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post