BogorOne.co.id | BANDUNG – Atmosfer membara menjelang partai penentu gelar juara Persib Bandung diprediksi bakal masif. Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Manajer Persib, Umuh Muchtar, melayangkan pesan mendalam sekaligus peringatan tegas kepada seluruh Bobotoh demi menjaga ketertiban bersama.
Laga hidup mati tersebut akan dilakoni skuad Maung Bandung pada pekan ke-34 Super League 2025/2026. Thom Haye dan kawan-kawan dijadwalkan menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026).
Secara matematis, hasil imbang sudah lebih dari cukup untuk mengantarkan anak-asuh Bojan Hodak merengkuh trofi juara musim ini. Tak heran, antusiasme Bobotoh melonjak drastis hingga memicu kekhawatiran tersendiri bagi pihak manajemen, terutama terkait potensi invasi lapangan (pitch invasion) oleh oknum penonton seperti musim lalu, serta penyalaan flare dan petasan.
“Saya berpesan kepada seluruh Bobotoh, tolong saling menjaga karena ini semua demi kebaikan kalian. Persib berjuang, saya pun berjuang habis-habisan untuk Bobotoh, karena saya pribadi berangkat dan tumbuh dari rahim Bobotoh,” ujar Umuh Muchtar saat diwawancarai awak media, Kamis (21/5/2026).
Prediksi Massa Membludak Tiga Kali Lipat di GBLA
Secara khusus, pria karismatik berusia 77 tahun ini menyoroti potensi membludaknya suporter yang tidak mengantongi tiket resmi. Umuh meminta dengan sangat agar mereka yang tidak punya tiket tidak nekat merangsek ke area perimeter stadion.
“Saya meminta kepada semua yang hadir nanti pada tanggal 23 Mei, mohon bagi yang tidak memiliki tiket agar jangan memaksakan diri masuk ke area lapangan atau memaksakan kehendak mendekati stadion,” tegas Umuh.
Animo luar biasa ini diakui Umuh bisa menjadi pisau bermata dua jika tidak diantisipasi lewat skema pengamanan yang matang. Berdasarkan laporan dan prediksi di lapangan, pergerakan massa suporter menuju Stadion GBLA akhir pekan ini diperkirakan akan melonjak berkali-kali lipat dari kapasitas normal.
“Bisa memicu kekacauan jika tidak tertib karena jumlah massa yang datang bisa tiga sampai empat kali lipat. Stadion biasanya menampung 30.000 penonton, tapi besok bisa ratusan ribu orang yang datang ke area Gedebage. Banyak yang sudah bilang ke saya, ‘tidak apa-apa Abah kami datang walau tidak nonton di dalam, kami nunggu di luar saja demi ikut arak-arakan’. Nah, ini yang harus kita kelola,” urainya.
Matangkan Koordinasi dengan Kapolda Jabar, Siapkan Pawai Juara
Demi menjamin kondusivitas Kota Bandung, manajemen Persib terus mematangkan koordinasi intensif dengan pihak kepolisian. Langkah preventif ini dinilai sangat krusial, terlebih manajemen telah merancang agenda besar berupa konvoi atau pawai juara pada keesokan harinya jika Persib berhasil mengunci takhta tertinggi.
“Persiapan pengamanan ini sedang kami bicarakan intensif dengan Pak Kapolda Jabar, khususnya bagaimana memitigasi pergerakan massa pada malam harinya setelah laga usai. Kita harus antisipasi jangan sampai ada gesekan atau anak-anak (suporter) telantar tidak bisa pulang, karena besok paginya (Minggu) direncanakan langsung ada pawai juara,” pungkas Umuh.
Editor : Muttaqien
























Discussion about this post