BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Sistem keamanan SDN Lumpang 01, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, kembali jebol. Sekolah dasar negeri itu untuk keempat kalinya menjadi sasaran pembobolan. Sejumlah teralis, pintu, dan gembok dirusak, sementara perangkat elektronik sekolah dibawa kabur.
Kepala SDN Lumpang 01 Ernawati mengatakan pembobolan berulang membuat pihak sekolah harus berkali-kali memperbaiki fasilitas pengamanan. Teralis jendela yang sebelumnya sudah diperbaiki kembali dicongkel pelaku.
“Ini yang kedua. Ini dicongkel. Sebelumnya teralisnya sudah ada dan sudah dibetulkan,” kata Ernawati saat ditemui wartawan, Senin, 10 Agustus 2026.
Jejak pembobolan terlihat di sejumlah bagian sekolah. Teralis pada salah satu jendela tampak pernah dibongkar paksa. Kait dan engsel pintu teralis juga rusak. Begitu pula gembok pada gerbang sekolah yang dihancurkan pelaku.
Pihak sekolah terpaksa mengganti gembok tersebut dengan yang baru.
“Ini dibongkar. Ini sudah dibeli lagi barusan. Ini dicongkel dan dihancurkan,” ujar Ernawati.
Tidak hanya merusak fasilitas pengamanan, pelaku juga menggasak sejumlah peralatan sekolah. Barang yang hilang antara lain kamera pengawas atau CCTV, proyektor, dua laptop, tiga set sound system, printer, dan dua komputer.
CCTV yang semestinya menjadi alat pengawasan justru ikut dibawa pelaku. Akibatnya, sekolah tidak mengetahui secara pasti kapan pembobolan terjadi.
“Tidak tahu waktu kejadiannya, karena CCTV-nya diambil,” kata Ernawati.
Kondisi itu memperlihatkan keterbatasan sistem pengamanan sekolah dalam mencegah maupun mendeteksi pencurian. Terlebih, pembobolan bukan kali pertama terjadi.
Ernawati menyebut SDN Lumpang 01 sudah empat kali dibobol. Setiap kejadian membuat sekolah harus kembali memperbaiki teralis, pintu, dan gembok yang dirusak.
Total kerugian akibat barang yang hilang dan kerusakan fasilitas diperkirakan mencapai Rp70 juta.
“Total kerugian sekitar Rp70 juta,” ujar Ernawati.
Besarnya sejumlah barang yang dibawa, terutama sound system, juga membuat Ernawati menduga pelaku tidak bekerja seorang diri. Perangkat tersebut berukuran cukup besar sehingga sulit dibawa oleh satu orang.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post