BogorOne.co.id | Kota Bogor – Misteri hilangnya seorang aparatur sipil negara (ASN) di Kota Bogor, Jawa Barat, belum terpecahkan. Polisi menemukan kejanggalan dari kasus tersebut setelah motor milik ASN itu masih berada, sementara keberadaannya hingga kini belum diketahui.
Kepala Kepolisian Sektor Bogor Selatan Komisaris Ihin Solihin mengatakan keluarga ASN tersebut telah mendatangi Polsek Bogor Selatan untuk menanyakan perkembangan pencarian. Polisi kemudian mengarahkan keluarga membuat laporan lanjutan ke Polresta Bogor Kota.
“Tadi keluarga ke Polsek, menanyakan hasil pencarian. Kami arahkan ke Polresta untuk bisa mendalami dugaan-dugaan lain,” kata Ihin, Senin, 31 Agustus 2026.
Menurut Ihin, penanganan di tingkat Polresta memungkinkan penyelidikan dilakukan lebih luas dengan melibatkan sejumlah instansi. Polisi juga dapat menelusuri berbagai informasi yang berkaitan dengan aktivitas korban sebelum dinyatakan hilang.
“Jadi bisa mencari dugaan-dugaan lain yang saling berkaitan. Mungkin ada yang bisa lebih, mulai dari percakapan, bisa komunikasi dengan instansi lain,” ujarnya.
Ihin mengatakan polisi juga dapat menelusuri aktivitas keuangan korban untuk mencari petunjuk baru. Penelusuran itu, kata dia, dapat membantu mengetahui pergerakan korban sebelum menghilang.
“BI checking korban bisa, atau lewat hal-hal yang lain berkaitan dengan hal keuangan atau perputaran keuangan seperti apa,” kata Ihin kepada Radar Bogor.
Polisi saat ini mempertimbangkan sedikitnya dua kemungkinan. Ihin mengatakan keberadaan sepeda motor korban menjadi salah satu hal yang menimbulkan pertanyaan dalam kasus tersebut.
“Satu karena motor ada, orangnya tidak ada, ini bisa jadi diculik. Kedua, dia meninggalkan atau istilahnya kabur begitu,” ujar Ihin.
Dua kemungkinan tersebut belum dapat dipastikan. Polisi membutuhkan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi sebelum ASN tersebut hilang.
Karena itu, Ihin meminta keluarga melanjutkan laporan ke Polresta Bogor Kota agar pencarian dan penelusuran dapat dilakukan dengan cakupan yang lebih luas.
“Makanya silakan lapor ke polres. Dari Polresta langsung bisa ke pengecekan yang lainnya, untuk mempermudah,” kata dia.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post