BogorOne.co.id | Jakarta – Harga sejumlah komoditas pangan bergerak naik pada Selasa, 22 September 2026. Kenaikan paling mencolok terjadi pada kelompok cabai, dengan harga cabai merah besar melonjak 14,84 persen dalam sehari.
Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia dan dipantau pada pukul 06.17 WIB, harga cabai merah besar mencapai Rp57.650 per kilogram. Sehari sebelumnya, komoditas itu masih berada di level Rp50.200 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada cabai merah keriting. Harganya naik Rp5.100 atau 7,85 persen menjadi Rp70.050 per kilogram dari Rp64.950 per kilogram.
Cabai rawit hijau turut naik Rp2.550 atau 3,88 persen menjadi Rp68.200 per kilogram. Adapun cabai rawit merah bergerak berlawanan dengan penurunan Rp500 atau 0,52 persen menjadi Rp95.000 per kilogram.
Pergerakan harga juga terjadi pada komoditas pangan lainnya. Harga daging ayam ras segar, misalnya, naik Rp2.550 atau 6,43 persen menjadi Rp42.200 per kilogram. Harga telur ayam ras meningkat Rp600 atau 2,04 persen menjadi Rp30.000 per kilogram.
Di kelompok beras, harga bergerak beragam. Beras kualitas bawah I turun Rp700 atau 4,49 persen menjadi Rp14.900 per kilogram, sedangkan kualitas bawah II turun Rp300 atau 2 persen menjadi Rp14.700 per kilogram.
Harga beras medium I naik tipis Rp50 atau 0,30 persen menjadi Rp16.600 per kilogram. Beras medium II tidak berubah, yakni Rp16.400 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas super I naik Rp250 atau 1,42 persen menjadi Rp17.900 per kilogram. Beras super II juga naik Rp250 atau 1,46 persen menjadi Rp17.350 per kilogram.
Pada komoditas bawang, harga bawang merah relatif stabil dengan kenaikan Rp50 atau 0,13 persen menjadi Rp37.450 per kilogram. Sebaliknya, harga bawang putih turun Rp710 atau 1,78 persen menjadi Rp39.090 per kilogram.
Harga daging sapi justru turun. Daging sapi kualitas I turun Rp2.450 atau 1,58 persen menjadi Rp152.500 per kilogram, sedangkan kualitas II turun Rp1.800 atau 1,24 persen menjadi Rp143.050 per kilogram.
Harga gula pasir premium naik Rp150 atau 0,74 persen menjadi Rp20.350 per kilogram. Sementara gula pasir lokal turun Rp150 atau 0,78 persen menjadi Rp19.150 per kilogram.
Di kelompok minyak goreng, harga juga bergerak beragam. Minyak goreng curah turun Rp300 atau 1,45 persen menjadi Rp20.400 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek I naik Rp200 atau 0,83 persen menjadi Rp24.350 per liter, sedangkan bermerek II turun Rp450 atau 1,88 persen menjadi Rp23.500 per liter.
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post