BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade memilih tidak reaktif menghadapi berbagai informasi yang belakangan menyeret namanya di media sosial.
Sejumlah unggahan di media sosial menyinggung nama politikus Partai Golkar tersebut dan mengaitkannya dengan sejumlah persoalan di Kabupaten Bogor. Isu yang beredar antara lain menyangkut pertemuan dengan pejabat daerah setelah operasi tangkap tangan atau OTT, hingga polemik Hak Guna Bangunan (HGB) di kawasan Summarecon Bogor.
Nama Jaro Ade juga dikaitkan dengan sengketa lahan. Salah satu informasi yang beredar menuding dia terlibat dalam penjualan tanah negara kepada sebuah perusahaan. Ada pula unggahan yang menyebut Jaro Ade memfasilitasi pertemuan khusus terkait persoalan HGB Summarecon.
Jaro Ade mengatakan tidak ingin larut dalam berbagai informasi yang beredar di ruang digital tersebut. Dia memilih menyikapinya dengan tenang.
“Oh ya sudah, santai saja. Kita hormati. Santai saja. Kirain siapa nanya, taunya dari medsos,” kata Jaro Ade, Jumat, 25 September 2026.
Sebelumnya, Jaro Ade telah memberikan klarifikasi mengenai pertemuan yang dikaitkan dengan polemik HGB Summarecon. Dia membantah pertemuan tersebut berkaitan dengan proses penerbitan HGB Summarecon.
Menurut dia, informasi yang beredar di media sosial tidak serta-merta mengubah sikapnya. Jaro Ade mengatakan tetap menghormati respons masyarakat, termasuk kritik dan tudingan yang ditujukan kepadanya.
Di tengah derasnya informasi tersebut, Jaro Ade memilih tidak memperpanjang polemik di ruang digital. Dia menyerahkan penilaian atas informasi yang beredar kepada masyarakat.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post