BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Tawuran antarpelajar di Flyover Cileungsi, Kabupaten Bogor, diduga tidak terjadi secara spontan. Polisi menemukan adanya komunikasi antarpelajar melalui media sosial sebelum mereka bertemu dan bentrok di lokasi.
Satu pelajar terluka akibat sabetan celurit dalam bentrokan tersebut. Polisi kemudian mengamankan sembilan pelajar yang diduga terlibat setelah melakukan penyelidikan selama sekitar dua pekan.
Kapolsek Cileungsi Komisaris Edison mengatakan para pelajar dari wilayah Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, dan Cileungsi sebelumnya membuat janji untuk bertemu di kawasan Flyover Cileungsi.
“Jadi dari Ciangsana menyerang ke sini, ke Cileungsi. Mereka janjian di flyover, di bawah, kemudian pecahlah bentrokan,” kata Edison, Rabu, 30 September 2026.
Polisi menemukan sebuah sepeda motor yang tertinggal di lokasi bentrokan. Kendaraan tersebut kemudian ditelusuri dan membantu polisi mengidentifikasi pemilik celurit yang digunakan dalam tawuran.
Dari penelusuran itu, polisi mengembangkan penyelidikan terhadap pelajar lain yang diduga ikut terlibat. Hasilnya, sembilan pelajar dari salah satu SMK swasta di Cileungsi diamankan.
Namun, penyelidikan polisi tidak berhenti pada bentrokan di Flyover Cileungsi. Polisi juga menemukan adanya rencana tawuran lain di kawasan Griya Alam Sentosa.
Rencana bentrokan itu diketahui sebelum terjadi. Polisi menelusuri video dan aktivitas di media sosial yang berkaitan dengan rencana tersebut.
Dari dua lokasi itu, polisi mengamankan dua senjata tajam, yakni satu celurit dan satu pisau.
Edison mengatakan media sosial diduga menjadi sarana komunikasi para pelajar untuk mengatur pertemuan. Polisi kini masih mendalami komunikasi tersebut sembari memeriksa sembilan pelajar yang diamankan.
Pemeriksaan dilakukan dengan melibatkan orang tua dan pihak sekolah. Edison mengatakan penanganan perkara membutuhkan kehati-hatian karena seluruh terduga pelaku masih berstatus pelajar.
“Ini anak sekolah, perlakuannya juga lain,” ujarnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post