BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi alias Jaro Ade berharap Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto memprioritaskan pemerataan pelayanan kepolisian di Kabupaten Bogor. Ia meminta Suyudi memperhatikan sejumlah kecamatan yang hingga kini belum memiliki kantor Kepolisian Sektor (Polsek).
Jaro Ade menilai, pengalaman Suyudi saat menjabat sebagai Kapolres Bogor menjadi modal untuk memahami persoalan keamanan dan kebutuhan pelayanan kepolisian di wilayah tersebut.
“Saya berharap Suyudi memberikan perhatian kepada Kabupaten Bogor karena beliau memahami kondisinya,” kata Jaro Ade, Jumat, 2 Oktober 2026.
Menurut Jaro Ade, belum meratanya keberadaan Polsek menjadi salah satu persoalan yang perlu mendapat perhatian. Saat ini, masih ada sejumlah kecamatan yang harus berbagi wilayah pelayanan dengan Polsek di kecamatan lain.
Persoalan tersebut, kata dia, juga telah beberapa kali dibahas bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto. Pemerintah Kabupaten Bogor berharap pembangunan Polsek di wilayah yang belum memilikinya dapat menjadi salah satu program prioritas kepolisian di bawah kepemimpinan Suyudi.
“Ada beberapa kecamatan yang belum memiliki Polsek. Mudah-mudahan ini menjadi bagian dari perhatian dan program Kapolri,” ujar dia.
Jaro Ade mengatakan, keterbatasan jumlah Polsek membuat satu kantor kepolisian harus melayani dua hingga tiga kecamatan sekaligus. Kondisi tersebut tidak hanya terjadi di Kabupaten Bogor, tetapi juga berpotensi dialami daerah lain.
Ia berharap kepemimpinan Suyudi dapat mendorong pemerataan infrastruktur kepolisian agar pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat lebih menjangkau seluruh wilayah.
Suyudi resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026. Ia menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang telah menyelesaikan masa jabatannya.
Jaro Ade mengaku telah mengenal Suyudi jauh sebelum mantan Kapolres Bogor itu menduduki jabatan Kapolri. Keduanya mulai menjalin kedekatan melalui Fadli Zon, yang ketika itu merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra mewakili Kabupaten Bogor.
Hubungan tersebut semakin erat ketika Suyudi menjabat sebagai Kapolres Bogor, sementara Jaro Ade masih menjabat Ketua DPRD Kabupaten Bogor.
Menurut Jaro Ade, selama bertugas di Kabupaten Bogor, Suyudi menjalankan sejumlah program yang melibatkan masyarakat secara langsung. Salah satunya dengan mendorong anggota Bhabinkamtibmas mengikuti kegiatan ronda bersama warga.
Ia menilai pendekatan tersebut mencerminkan upaya kepolisian membangun kedekatan dengan masyarakat tanpa mengesampingkan ketegasan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Beliau sosok polisi yang tegas, tetapi juga humanis dan hadir di tengah masyarakat,” kata Jaro Ade.
Selain menyampaikan harapan kepada Kapolri baru, Jaro Ade mengapresiasi kepemimpinan Listyo Sigit Prabowo selama lebih dari lima tahun menjabat sebagai orang nomor satu di Korps Bhayangkara.
Ia menilai berbagai program yang dijalankan Listyo Sigit telah berkontribusi bagi bangsa dan negara. Jaro Ade juga mengaku mengenal Listyo melalui Suyudi.
Jaro Ade berharap Suyudi dapat melanjutkan tugas tersebut dengan membangun kolaborasi bersama berbagai elemen masyarakat. Ia menyebut Suyudi memiliki hubungan baik dengan ulama, mahasiswa, hingga pengemudi ojek daring.
“Kedekatan beliau dengan berbagai elemen masyarakat menjadi modal untuk membangun kolaborasi lintas institusi,” ujarnya.
Menurut Jaro Ade, kepemimpinan Suyudi sebagai Kapolri kini tidak hanya berkaitan dengan kepentingan daerah yang pernah dipimpinnya, tetapi juga menyangkut pelayanan kepolisian bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post