BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Warga menemukan sesosok mayat pria tanpa identitas tersangkut di bebatuan di tengah aliran Sungai Cileungsi, Kabupaten Bogor, Selasa, 3 November 2026. Jasad yang diperkirakan berusia sekitar 60 tahun itu ditemukan di belakang PT Aspek Kumbong, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi.
Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Warga yang melihat tubuh pria itu di tengah sungai kemudian melaporkannya kepada petugas keamanan setempat yang berjaga di Pos 11.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bogor Yudi Santosa mengatakan petugas keamanan lebih dulu memeriksa lokasi untuk memastikan laporan tersebut. Setelah mendapati jasad laki-laki tanpa identitas, mereka meneruskan informasi itu kepada Polsek Cileungsi.
Polisi kemudian meminta bantuan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bogor untuk mengevakuasi jasad tersebut.
“Damkar Sektor Cileungsi menerima laporan dan permintaan bantuan dari Polsek Cileungsi untuk mengevakuasi mayat tanpa identitas yang berada di tengah-tengah, tersangkut batu di aliran Kali Cileungsi,” kata Yudi, Rabu, 4 November 2026.
Tim rescue Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 15.30 WIB. Namun, posisi jasad di tengah sungai menyulitkan proses evakuasi. Selain tebing yang terjal, arus air di lokasi juga cukup deras.
Petugas harus menyiapkan jalur evakuasi terlebih dahulu sebelum menjangkau jasad. Setelah jalur tersebut selesai dibuat, tim kemudian mengangkat tubuh pria itu dari tengah sungai menuju daratan.
“Lokasinya cukup terjal dan arus sungai cukup deras, sehingga tim harus membuat jalur evakuasi terlebih dahulu untuk menjangkau jasad,” ujar Yudi.
Proses evakuasi berlangsung sekitar satu jam 30 menit. Setelah berhasil diangkat, jenazah diserahkan kepada Polsek Cileungsi untuk dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Hingga Rabu, identitas pria tersebut belum diketahui. Penyebab kematiannya juga masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak berwenang.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post