BogorOne.co.id | Kota Bogor – Pelaksanaan final cabang olahraga (cabor) anggar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026 berlangsung lancar dan sesuai ekspektasi. Bahkan, venue pertandingan di Kota Bogor dinilai menjadi salah satu yang termegah selama tiga kali keikutsertaan cabor anggar dalam ajang Porprov.
Hal tersebut disampaikan Pelatih Anggar Kota Bogor, Indra Aryana, seusai pertandingan final, Sabtu (7/11/2026). Ia mengapresiasi kelancaran penyelenggaraan sekaligus menyebut adanya apresiasi dari Ketua Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Jawa Barat.
“Lancar ya untuk hari ini, sesuai dengan ekspektasi kita. Acaranya saya bilang megah. Untuk beberapa kali Porprov, untuk cabor anggar, venue ini termasuk paling megah. Ini paling bagus,” ujarnya.
Menurut Indra, Kota Bogor termasuk daerah yang relatif baru dalam pembinaan olahraga anggar dibandingkan sejumlah kabupaten dan kota lain di Jawa Barat. Namun, konsistensi pembinaan mulai menunjukkan hasil positif.
Salah satu pencapaian penting diraih pada nomor Floret Putra (FP). Setelah tiga kali mengikuti Porprov dan selalu terhenti di semifinal, akhirnya atlet Kota Bogor berhasil menembus partai final.
“Untuk yang FP Putra itu benar-benar pencapaian tiga kali Porprov yang saya tunggu-tunggu. Karena sebelum-sebelumnya selalu meleset di semifinal untuk mendapatkan finalis Bogor,” ungkapnya.
Pada partai final tersebut, Kota Bogor sukses mengamankan dua medali sekaligus, yakni emas melalui Arfa dan perak melalui Anggi Putra.
Sementara itu, untuk nomor Foil Putri, Indra mengaku belum memasang target medali. Pasalnya, atlet yang diturunkan masih berusia di bawah 15 tahun dan sengaja dipersiapkan sebagai bagian dari regenerasi menuju Porprov 2030.
“Mohon maaf kepada warga Kota Bogor, Foil Putri kita tidak bisa berkendala. Itu bukan target saya, karena Foil Putri kita itu generasi muda yang umurnya masih di bawah 15 tahun. Saya persiapkan untuk Porprov 2030,” jelasnya.
Indra juga optimistis tim putra masih berpeluang menambah medali emas pada pertandingan Selasa mendatang. Jika target tersebut tercapai, Kota Bogor berpeluang mencatatkan hattrick atau tiga kali meraih emas putra di ajang Porprov Jawa Barat.
“Kalau kita mendapatkan emas lagi, Allah memberikan jalan sesuai dengan plan lagi, kita rekor di Jawa Barat, kita dapat hattrick tiga kali emas putra,” katanya.
Untuk persiapan jangka panjang, Indra menyebut Arfa yang kini berusia 20 tahun menjadi salah satu andalan. Sementara Anggi Putra, yang berusia 27 tahun, dinilai sudah memiliki kematangan dari sisi pengalaman bertanding.
“Yang menjuarainya itu Arfa, masih muda, masih berumur 20 tahun. Kalau untuk pengalaman memang Anggi, dia di umur 27 tahun dia sudah matang. Untuk target ke depan saya lebih menargetkan untuk dua tahun,” pungkasnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : Muttaqien























Discussion about this post