BogorOne.id | Kota Bogor – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor mencatat sebanyak 36 atlet menerima penanganan kesehatan di venue pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat pada 7 November 2026. Penanganan dilakukan oleh tim medis di venue dan posko kesehatan guna memastikan cedera maupun keluhan kesehatan atlet dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi.
Atlet yang mengalami cedera berat dirujuk ke rumah sakit mitra untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Sementara itu, berdasarkan data kumulatif 2 hingga 6 November 2026, tercatat sebanyak 74 orang telah mendapatkan pelayanan kesehatan di venue pertandingan.
Kepala Dinkes Kota Bogor, Erna Nuraena, mengatakan pihaknya telah menyiapkan dukungan pelayanan kesehatan terpadu untuk menyukseskan Porprov XV Jawa Barat 2026 yang berlangsung pada 2–19 November 2026.
Dukungan tersebut mencakup 28 cabang olahraga atau disiplin di 14 venue pertandingan pada enam kabupaten/kota penyelenggara.
Sebanyak 474 personel pendukung kesehatan disiapkan, terdiri atas 146 dokter, 143 perawat, 102 pengemudi ambulans, 18 pendamping kontingen, serta 65 personel Tim Pelaksana Dinas Kesehatan.
Selain itu, disiapkan 378 penugasan tim medis yang terdiri atas dokter, perawat, dan pengemudi ambulans secara bergilir sesuai jadwal dan kebutuhan pertandingan.
Pelayanan kesehatan didukung jejaring 62 fasilitas kesehatan, termasuk Puskesmas, rumah sakit, klinik, PSC 119, serta fasilitas kesehatan di luar Kota Bogor. Sebanyak 23 rumah sakit juga menjadi bagian dari jejaring rujukan, terdiri atas 12 rumah sakit di Kota Bogor dan 11 rumah sakit di luar Kota Bogor.
Untuk mengantisipasi kondisi darurat, Dinkes menyiapkan 18 unit Automated External Defibrillator (AED), 36 emergency kit, long spine board, serta sistem komunikasi dan rujukan kegawatdaruratan melalui Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT).
Dinkes Kota Bogor juga memperkuat pengawasan kesehatan lingkungan, keamanan pangan, kualitas air bersih, pengelolaan sampah, serta kewaspadaan terhadap penyakit menular seperti ISPA dan diare.
Pada 15 November 2026, kebutuhan dukungan medis diproyeksikan meningkat seiring berlangsungnya 10 cabang olahraga secara bersamaan. Sebanyak 19 ambulans beserta tim medis disiapkan untuk bersiaga.
Erna menegaskan, kesiapan pelayanan kesehatan menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan atlet, ofisial, panitia, penonton, dan masyarakat selama penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat 2026.
“Dinas Kesehatan Kota Bogor siap mendukung penyelenggaraan Porprov XV Jawa Barat 2026 dengan pelayanan kesehatan yang terintegrasi, responsif, dan berorientasi pada keselamatan peserta serta masyarakat,” ujarnya.
Dinkes juga mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan venue, tidak merokok di kawasan pertandingan, mengonsumsi makanan dan minuman yang aman, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh guna mencegah dehidrasi.
Dengan dukungan tenaga medis, fasilitas kesehatan, ambulans, dan sistem rujukan yang terintegrasi, Dinkes Kota Bogor berkomitmen mendukung pelaksanaan Porprov XV Jawa Barat 2026 agar berlangsung aman, sehat, dan tertib.
Editor : Muttaqien























Discussion about this post