BogorOne.co.id | Pamijahan – Puluhan Siswa- siswi dan guru SMK Bumi Putera Pamijahan, Desa Ciasmara, Kecamatan Pamijahan ikuti penyuluhan mitigasi bencana dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini dalam rangka mitigasi bencana kepada sekolah-sekolah, bagaimana penanganan dan penanggulangan ketika terjadi bencana di lokasi sekolah.
“Kita ketahui korban rentan itu anak-anak baik dari tingkat paling rendah TK, SD sampai SMP, dan SMA. Bagaimana cara evakuasi, penyelamatan, pencegahannya,” ujar Damar Adihartaji Analis Mitigasi Benacan Kabupaten Bogor, kepada BogorOne, Rabu (26/10/22).
Lanjut Damar, ada 44 sekolah se-Kabupaten Bogor yang di lakukan sosialisasi dan simulasi untuk penanggulangan bencana, dan pihaknya namakan satuan pendidikan aman bencana.
“Titik yang rawan akan bencana ada 24 Kecamatan di Kabupaten Bogor, salah satunya di wilayah pamijahan sebagai titik prioritas kami,” ucapnya.
Menurut dia, Kabupaten Bogor memang dengan segala keindahan, namun sangat begitu dekat dengan bencana. Karena lokasi atau bermukim di rawan bencana.
“Untuk itu harus lebih siap siaga, salah satunya dengan cara lakukan simulasi,” katanya
Sementara itu Kepala sekolah SMK Bumi Putera Ade Lesmana menyampaikan, kami sangat apresiasi adanya penyuluhan mitigasi bencana dilakukan di sekolahnya.
“Dengan adanya kegiatan ini, agar siswa bisa mengetahui adanya bencana, dan bagaimana penanganan serta evakuasi korban bencana alam tersebut,” ungkapnya.
Dalam kegiatan penyuluhan diikuti 90 peserta, baik dari siswa dan dewan guru SMK Bumi Putera Pamijahan. Menurut Ade, ini merupakan bentuk kerjasama antara sekolah dengan BPBD, agar semua siswa bisa mengimplementasikan di lingkungan masing-masing.
“Perlu diketahui siswa-siswi SMK Bumi Putera Pamijahan, sebagian besar berdomisili di desa Ciasmara, purwabakti dan Cibunian. Desa tersebut di Kabupaten Bogor masuk dalam zona merah rawan bencana,” pungkasnya. (Yud)

























Discussion about this post