BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor mengukuhkan Forum Kampung Ramah Lingkungan (KRL) bertepatan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 di kawasan Telaga Saat, Kabupaten Bogor, Jumat, 5 Juni 2026.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mengatakan pembentukan Forum KRL merupakan arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk menjawab berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi daerah tersebut.
“Kampung Ramah Lingkungan diperlukan untuk saling bersinergi dan mengembangkan program-program lingkungan sehingga mandiri dan berkelanjutan,” kata Ajat.
Menurut dia, saat ini terdapat lebih dari 400 Kampung Ramah Lingkungan yang tersebar di 40 kecamatan di Kabupaten Bogor. Dengan pengukuhan forum tersebut, pemerintah daerah berharap KRL dapat menjadi wadah kolaborasi sekaligus percontohan bagi wilayah lain dalam membangun gerakan pelestarian lingkungan berbasis masyarakat.
Ajat menuturkan Bupati Bogor menargetkan pembentukan 15 ribu Kampung Ramah Lingkungan di Kabupaten Bogor. Target itu diharapkan dapat mendukung penyelesaian persoalan sampah dan berbagai masalah lingkungan lainnya secara kolaboratif.
Ia menjelaskan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Jadi Bogor ke-544. Telaga Saat dipilih sebagai lokasi acara karena berada di wilayah selatan Kabupaten Bogor sekaligus menjadi titik nol kilometer Sungai Ciliwung.
Kegiatan diawali dengan Ngalokat Cai, ritual budaya masyarakat Sunda yang bertujuan menjaga dan melestarikan sumber mata air di Telaga Saat. Selain itu, dilakukan penebaran 5.544 bibit dan induk ikan, pelepasliaran burung, serta penanaman pohon di sekitar kawasan Telaga Saat.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post