BogorOne.co.id | Kota Bogor – Jelang perayaan Hari Paskah dan kegiatan beribadah umat kristiani yang akan berlangsung selama empat hari dari Kamis sampai Minggu, jajaran Kepolisian dan TNI memperketat keamanan gereja.
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Chondro didampingi Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi mengatakan, dalam pengamanan ini TNI Polri telah menyiagakan 1.100 personil terdiri 800 personil Polri dan 300 personil TNI.
“Semua personil akan dikerahkan untuk pengamanan di Kota Bogor dan akan menjadi prioritas yakni gereja, dimana ada 77 gereja di Kota Bogor yang akan mendapat pengamanan secara 24 jam,” ucap Susatyo usai meninjau Gereja Zebaoth, Kota Bogor, Kamis (01/04/21).
Menurut Susatyo, dalam penyambutan Hari Paskah dan kegiatan keagamaan lainnya beberapa gereja sudah melakukan kegiatan tatap muka setelah satu tahun hanya melaksanakan secara virtual.
“Kemarin kita data ulang ada 21 gereja yang melakukan kegiatan tatap muka, namun ternyata dalam menyambut paskah ini beberapa gereja lain sudah mulai melakukan hal yang sama,” ungkapnya.
Kendati demikian, Susatyo menegaskan, protokol kesehatan harus tetap dilakukan dengan ketat meski sudah melakukan kegiatan tatap muka. Selain menempatkan sejumlah personil di masing masing gereja, Susatyo mengaku, pihaknya telah menyiagakan patroli gabungan TNI Polri.
“Kita ingin memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Bogor termasuk pusat perekonomian kita lakukan juga pengamanannya,” jelasnya.
Susatyo menambahkan, pihaknya juga melakukan sinergitas dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, aparatur wilayah dan unsur masyarakat untuk melakukan upaya perentif dan perfentif.
Sementara itu, Pendeta Gereja Zebaoth Dr Margie Riri Hena menuturkan, dalam melaksanakan kegiatan tatap muka pihak gereja siap menerapkan protokol kesehatan dan protokol keamanan dengan memastikan setiap warga yang masuk dikawal dengan proses barcode.
Jadi kata dia, hanya warga gereja yang bisa masuk dengan proses pendaftaran. Kapasitasnya 450 orang, namun pihaknya hanya membuka untuk 120 orang dan pengaman barcode ini mulai dari pintu parkir, sudah dijaga hanya yang punya barcode yang bisa masuk.
“Termasuk untuk kendaraan pun hanya pemilik kendaraan yang punya barcode yang bisa masuk. Selain itu tidak bisa masuk halaman gereja,” singkatnya. (Fik)























Discussion about this post