BogorOne.co.id | Lewisadeng – Kasus keracunan makanan hidangan saat tahlilan yang menimpa ratusan warga di Leuwisadeng beberapa waktu lalu kini diselidiki pihak kepolisian Sektor Leuwiliang.
Hal itu diungkapkan Kapolsek Leuwiliang, Kompol Agus Supriyanto. Dia mengaku saat ini sedang menyelidiki kasus tersebut dengan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan sampel makanan.
Kapolsek menyatakan bahwa sampel makanan akan dikirimkan kepada ahli untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium.
“Saat ini, kasus keracunan massal masih dalam tahap penyelidikan, dengan pengumpulan barang bukti berupa sisa makanan yang dikonsumsi oleh warga,” jelas Kapolsek, Selasa 19 Desember 2023.
Seperti diberitakan sebelumnya, kurang lebih 121 penduduk Desa Kalong RT 01/RW 04, Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, mengalami keracunan makanan setelah mengikuti acara tahlilan.
Camat Leuwisadeng Rudy Mulyana,
mengungkapkan bahwa insiden itu terjadi setelah warga menghadiri peringatan 40 hari warga setempat di Leuwisadeng Minggu, 17 Desember 2023, sekitar pukul 20.00 WIB.
Pada hari Senin, 18 Desember 2023, para warga mulai mengalami gejala seperti muntah-muntah, perut kembung, dan diare. “Pada 18 Desember 2023 pukul 07.00 WIB pagi, beberapa warga Desa Kalong mencari pengobatan di Puskesmas Leuwisadeng,” kata Rudy.
Rudy menjelaskan bahwa saat ini sebanyak 94 orang telah menerima perawatan di Puskesmas Leuwisadeng, di mana 33 di antaranya sedang menjalani perawatan intensif.
“Sebanyak 20 orang dirawat di klinik Dokter Dirja, 6 orang di klinik Dokter Eka, dan 1 orang di RSUD Leuwiliang,” tandas dia. (Rdt)
























Discussion about this post