• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Selasa, Oktober 20, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

PHRI Minta Kelonggaran Kunjungan Wisatawan

Redaksi by Redaksi
10 Mei 2021
in BOGOR RAYA, EKBIS, NASIONAL, PEMERINTAHAN
0
PHRI Minta Kelonggaran Kunjungan Wisatawan
54
SHARES
54
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Larangan mudik yang diberlakukan sejak 6 hingga 17 Mei 2021, berimbas ke sektor pariwisata dan perhotelan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Ketua PHRI Kabupaten Bogor, Budi Sulistio menyatakan dukungannya terhadap peraturan pemerintah.

Namun, walaupun masih dalam pandemi COVID-19, seluruh sektor usaha baik perhotelan, restoran dan wisata, sudah menerapkan Protokol Kesehatan (Proses) sangat ketat.

Dengan demikian, di berependapat alangkah baiknya apabila pemerintah memberikan kelonggaran bagi para wisatawan yang akan mengunjungi Puncak.

BERITA LAINNYA

revitalisasi

Revitalisasi Tiga SD di Kabupaten Bogor Sasar Ruang Kelas hingga Toilet

20 Oktober 2026
karhutla

Mahasiswa Bogor Desak Prabowo Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional

20 Oktober 2026
jaro ade

Jaro Ade Minta Sekolah Rakyat Diperluas ke Kabupaten Bogor

20 Oktober 2026
RTLH

27.311 Rumah Tak Layak Huni di Kabupaten Bogor, Perbaikan Tahun Ini Baru 11.502 Unit

20 Oktober 2026

“Kami mendukung program pemerintah dalam menangani dan menghentikan penyebaran COVID-19, diantaranya dilakukan penyekatan bagi pemudik. Tetapi memang diseluruh hotel, restoran maupun tempat wisata di Kabupaten Bogor saat ini sudah menerapkan Prokes dan mengikuti aturan pemerintah,” katanya, Minggu (09/05/21).

Budi juga mengapresiasi adanya peraturan mudik Aglomerasi bagi Jabodetabek dalam suasana lebaran nanti, walaupun akhirnya di Kabupaten Bogor dilakukan pengetatan dan larangan mudik.

“Kita sudah senang dengan adanya atura mudik Aglomerasi, sehingga warga Jabodetabek diperbolehkan beraktifitas atau berkunjung ke tempat wisata di Kabupaten Bogor. Untuk itu, semoga ada kelonggaran yang diberikan pemerintah bagi para pelaku usaha hotel, restoran dan pariwisata,” harapnya.

Ia juga menerangkan bahwa kondisi okupansi perhotelan khususnya di wilayah Puncak, Kecamatan Cisarua saat ini menurun drastis dan terjun bebas.

Setiap hari kata dia, angka okupansi antara 2 hingga 5 persen saja, sehingga dengan  adanya aturan pengetatan larangan mudik lebaran, maka otomatis akan semakin menurunkan angka okupansi atau kunjungan hotel.

“Kondisi okupansi masih drop, sehari hanya 2 sampai 5 persen kunjungan saja. Kita tidak bisa berbuat banyak, karena pertama sedang bulan puasa, kemudian dilakukan pengetatan jalur, sehingga kunjungan turun,” terangnya.

PHRI Kabupaten berharap kiranya jalur Gadog yang merupakan gerbang masuk ke Puncak, diberikan kelonggaran bagi pengunjung yang akan berwisata ke kawasan Puncak, dengan pemeriksaan swab antigen atau bebas vaksinasi.

Kecuali lanjut dia, bagi pemudik atau yang akan keluar masuk daerah. “Kami sudah imbau kepada seluruh hotel, restoran dan tempat wisata di Kabupaten Bogor untuk tetap menerapkan Prokes ketat dan mendukung penuh program kebijakan pemerintah,” jelasnya.

Terpisah, pemilik sektor usaha restoran Bumi Aki yang berada di kawasan Gadog, Kabupaten Bogor, Anisha Desiliana Resti mengungkapkan, akibat dampak pelarangan mudik Aglomerasi, membuat okupansi kunjungan restoran menurun drastis.

Penurunan omset restoran sampai dengan 93 persen, padahal yang dilarang itu mudik, sedangkan untuk kunjungan wisata diharapkan diberikan kelonggaran bagi pengunjung.

“Dampaknya sangat besar kepada sektor restoran dengan adanya penyekatan jalur bagi pengunjung wisata. Okupansi juga menurun selama Ramadhan ini,” ungkap Anisha disela kegiatan pembagian takjil dan makanan menjelang berbuka puasa di kawasan Gadog.

Lanjut Anisha, Restoran Bumi Aki mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam memutus rantai penularan covid-19 dan sebagi pelaku usaha tugas utamanya adalah mendukung pemerintah.

Selain itu, juga memastikan tidak menambah jumlah pengangguran dengan terus beradaptasi dengan situasi yang ada dan melakukan inovasi.

Karena okupansi menurun drastis, Bumi Aki akhirnya menurunkan karyawan-karyawannya untuk membagikan makanan khas Bumi Aki di setiap check point secara gratis.

“Kami menurunkan seluruh karyawan untuk membagikan makanan khas Bumi Aki disetiap check point. Hal itu dilakukan karena okupansi yang turun saat ini. Kami juga berharap pemerintah memberikan kebijakan kelonggaran bagi pengunjung yang akan berwisata atau mengunjungi restoran di kawasan Puncak,” pungkasnya. (Fik)

Tags: Kota BogorpariwisataPHRI

Related Posts

revitalisasi
BOGOR RAYA

Revitalisasi Tiga SD di Kabupaten Bogor Sasar Ruang Kelas hingga Toilet

20 Oktober 2026
karhutla
BOGOR RAYA

Mahasiswa Bogor Desak Prabowo Tetapkan Karhutla sebagai Bencana Nasional

20 Oktober 2026
jaro ade
BOGOR RAYA

Jaro Ade Minta Sekolah Rakyat Diperluas ke Kabupaten Bogor

20 Oktober 2026
RTLH
BOGOR RAYA

27.311 Rumah Tak Layak Huni di Kabupaten Bogor, Perbaikan Tahun Ini Baru 11.502 Unit

20 Oktober 2026
ASN
BOGOR RAYA

Janji Lulus CPNS Tanpa Tes, Oknum ASN di Bogor Selatan Diduga Tipu Warga Hingga Puluhan Juta

20 Oktober 2026
Bob Hasan Soroti Pemulihan Hak Korban Kejahatan: Jangan Terhambat Birokrasi
NASIONAL

Bob Hasan Soroti Pemulihan Hak Korban Kejahatan: Jangan Terhambat Birokrasi

20 Oktober 2026
Next Post
DKPP Kota Bogor Gelar Pangan Murah

DKPP Kota Bogor Gelar Pangan Murah

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

KSPSI

KSPSI Ingatkan Potensi Gelombang Demo Buruh Jika RUU Ketenagakerjaan Tak Serius Dibahas

4 Agustus 2026
Lagi-lagi Sidang Mediasi Gagal, Kuasa Hukum Ahli Waris Pejuang Nasional Kecewa

Lagi-lagi Sidang Mediasi Gagal, Kuasa Hukum Ahli Waris Pejuang Nasional Kecewa

17 Maret 2023
Bendung Katulamp

Bendung Katulampa Kembali Normal Setelah Diguyur Hujan

30 Juli 2026
Pasha Ungu

Rumah Pasha Ungu di Bogor Terendam Banjir

9 Agustus 2025

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In