• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Sabtu, September 12, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home BOGOR RAYA

PHRI Minta Kelonggaran Kunjungan Wisatawan

Redaksi by Redaksi
10 Mei 2021
in BOGOR RAYA, EKBIS, NASIONAL, PEMERINTAHAN
0
PHRI Minta Kelonggaran Kunjungan Wisatawan
54
SHARES
54
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Larangan mudik yang diberlakukan sejak 6 hingga 17 Mei 2021, berimbas ke sektor pariwisata dan perhotelan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Ketua PHRI Kabupaten Bogor, Budi Sulistio menyatakan dukungannya terhadap peraturan pemerintah.

Namun, walaupun masih dalam pandemi COVID-19, seluruh sektor usaha baik perhotelan, restoran dan wisata, sudah menerapkan Protokol Kesehatan (Proses) sangat ketat.

Dengan demikian, di berependapat alangkah baiknya apabila pemerintah memberikan kelonggaran bagi para wisatawan yang akan mengunjungi Puncak.

BERITA LAINNYA

PSU

Pemkab Bogor Kunci Aset PSU Sentul City, Puluhan Bidang Masih Berproses

11 September 2026
mencuri tas

Pintu Mobil Tak Terkunci Jadi Celah, Pencurian Tas di Kota Wisata Terbongkar Saat Korban Kembali

11 September 2026
PTSL

Kasus Dugaan Pemalsuan PTSL, Rudy Sumanto: Jangan Bangun Opini

11 September 2026
layanan Wi-Fi gratis

Pemkot Bogor Alihkan Fokus Wi-Fi Gratis, Kini Sasar Ruang Publik

11 September 2026

“Kami mendukung program pemerintah dalam menangani dan menghentikan penyebaran COVID-19, diantaranya dilakukan penyekatan bagi pemudik. Tetapi memang diseluruh hotel, restoran maupun tempat wisata di Kabupaten Bogor saat ini sudah menerapkan Prokes dan mengikuti aturan pemerintah,” katanya, Minggu (09/05/21).

Budi juga mengapresiasi adanya peraturan mudik Aglomerasi bagi Jabodetabek dalam suasana lebaran nanti, walaupun akhirnya di Kabupaten Bogor dilakukan pengetatan dan larangan mudik.

“Kita sudah senang dengan adanya atura mudik Aglomerasi, sehingga warga Jabodetabek diperbolehkan beraktifitas atau berkunjung ke tempat wisata di Kabupaten Bogor. Untuk itu, semoga ada kelonggaran yang diberikan pemerintah bagi para pelaku usaha hotel, restoran dan pariwisata,” harapnya.

Ia juga menerangkan bahwa kondisi okupansi perhotelan khususnya di wilayah Puncak, Kecamatan Cisarua saat ini menurun drastis dan terjun bebas.

Setiap hari kata dia, angka okupansi antara 2 hingga 5 persen saja, sehingga dengan  adanya aturan pengetatan larangan mudik lebaran, maka otomatis akan semakin menurunkan angka okupansi atau kunjungan hotel.

“Kondisi okupansi masih drop, sehari hanya 2 sampai 5 persen kunjungan saja. Kita tidak bisa berbuat banyak, karena pertama sedang bulan puasa, kemudian dilakukan pengetatan jalur, sehingga kunjungan turun,” terangnya.

PHRI Kabupaten berharap kiranya jalur Gadog yang merupakan gerbang masuk ke Puncak, diberikan kelonggaran bagi pengunjung yang akan berwisata ke kawasan Puncak, dengan pemeriksaan swab antigen atau bebas vaksinasi.

Kecuali lanjut dia, bagi pemudik atau yang akan keluar masuk daerah. “Kami sudah imbau kepada seluruh hotel, restoran dan tempat wisata di Kabupaten Bogor untuk tetap menerapkan Prokes ketat dan mendukung penuh program kebijakan pemerintah,” jelasnya.

Terpisah, pemilik sektor usaha restoran Bumi Aki yang berada di kawasan Gadog, Kabupaten Bogor, Anisha Desiliana Resti mengungkapkan, akibat dampak pelarangan mudik Aglomerasi, membuat okupansi kunjungan restoran menurun drastis.

Penurunan omset restoran sampai dengan 93 persen, padahal yang dilarang itu mudik, sedangkan untuk kunjungan wisata diharapkan diberikan kelonggaran bagi pengunjung.

“Dampaknya sangat besar kepada sektor restoran dengan adanya penyekatan jalur bagi pengunjung wisata. Okupansi juga menurun selama Ramadhan ini,” ungkap Anisha disela kegiatan pembagian takjil dan makanan menjelang berbuka puasa di kawasan Gadog.

Lanjut Anisha, Restoran Bumi Aki mendukung penuh kebijakan pemerintah dalam memutus rantai penularan covid-19 dan sebagi pelaku usaha tugas utamanya adalah mendukung pemerintah.

Selain itu, juga memastikan tidak menambah jumlah pengangguran dengan terus beradaptasi dengan situasi yang ada dan melakukan inovasi.

Karena okupansi menurun drastis, Bumi Aki akhirnya menurunkan karyawan-karyawannya untuk membagikan makanan khas Bumi Aki di setiap check point secara gratis.

“Kami menurunkan seluruh karyawan untuk membagikan makanan khas Bumi Aki disetiap check point. Hal itu dilakukan karena okupansi yang turun saat ini. Kami juga berharap pemerintah memberikan kebijakan kelonggaran bagi pengunjung yang akan berwisata atau mengunjungi restoran di kawasan Puncak,” pungkasnya. (Fik)

Tags: Kota BogorpariwisataPHRI

Related Posts

PSU
BOGOR RAYA

Pemkab Bogor Kunci Aset PSU Sentul City, Puluhan Bidang Masih Berproses

11 September 2026
mencuri tas
BOGOR RAYA

Pintu Mobil Tak Terkunci Jadi Celah, Pencurian Tas di Kota Wisata Terbongkar Saat Korban Kembali

11 September 2026
PTSL
BOGOR RAYA

Kasus Dugaan Pemalsuan PTSL, Rudy Sumanto: Jangan Bangun Opini

11 September 2026
layanan Wi-Fi gratis
BOGOR RAYA

Pemkot Bogor Alihkan Fokus Wi-Fi Gratis, Kini Sasar Ruang Publik

11 September 2026
DPRD Kota Bogor
BOGOR RAYA

Warga Keluhkan Masjid Rusak, DPRD Kota Bogor Janji Turunkan Tim

11 September 2026
dugaan investasi
BOGOR RAYA

46 Warga Klaim Rugi Rp4 Miliar dalam Dugaan Investasi Bermodus SHM

11 September 2026
Next Post
DKPP Kota Bogor Gelar Pangan Murah

DKPP Kota Bogor Gelar Pangan Murah

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Sungai Cikaniki

Masuki Hari Keempat, Korban Sungai Cikaniki Belum Ditemukan

1 Oktober 2025
Polbangtan

Wisuda Polbangtan Bogor, Lulusan Siap Majukan Pertanian Indonesia

31 Juli 2025
Gunung Rinjani

6 Jalur Pendakian Gunung Rinjani Dibuka Kembali 11 Agustus

10 Agustus 2025
Kedelai Tembus Rp12 Ribu Per Kilo, Perajin Tahu di Caringin Bogor Khawatir Gulung Tikar

Kedelai Tembus Rp12 Ribu Per Kilo, Perajin Tahu di Caringin Bogor Khawatir Gulung Tikar

9 Juni 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In