BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – DPRD mendorong Pemkab Bogor untuk segera merampungkan pembangunan 1.600 unit huntap bagi korban bencana alam yang terjadi sejak 2020 hingga 2024. Pembangunan ini menjadi perhatian serius mengingat banyak warga terdampak belum mendapatkan tempat tinggal yang layak.
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Aan Triana Al Muharom, meminta Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) untuk mempercepat realisasi program tersebut.
“Kami dorong pembangunan 1.600 unit huntap bagi korban bencana, khususnya di Sukajaya, dapat diselesaikan pada 2026,” ujar Aan, Selasa, 5 Agustus 2025.
Menurutnya, program ini difokuskan untuk menyelesaikan persoalan hunian di wilayah-wilayah yang terdampak bencana, terutama di Bogor Barat. Aan menyebut, dari total target, sekitar 800 unit huntap akan dibangun di Kecamatan Sukajaya dan 400 unit di Bojongkoneng, Kecamatan Babakan Madang. Sisanya tersebar di sejumlah kecamatan lain yang juga terdampak bencana.
“Untuk tahun 2025, baru terealisasi sekitar 400 unit. Rinciannya 300 unit di Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya dan 100 unit di Kecamatan Nanggung,” jelasnya.
Aan menambahkan, pihaknya juga mendorong penyelesaian prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) sebagai bagian dari pembangunan huntap.
“Ini masih menjadi pekerjaan rumah, maka kami minta seluruh huntap beserta PSU-nya bisa selesai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pada 2026,” pungkasnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post