BogorOne.co.id – Kapasitas pengangkutan sampah di Kabupaten Bogor masih jauh dari ideal. Dari total 2.776 ton sampah yang dihasilkan setiap hari, hanya 687,45 ton atau sekitar 24 persen yang berhasil diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang.
Kondisi ini menunjukkan masih ada ribuan ton sampah yang menumpuk di lingkungan warga, sungai, maupun tempat pembuangan sementara.
Data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor mencatat, terdapat enam kecamatan menjadi penyumbang sampah terbesar dengan volume di atas 100 ton per hari.
Kecamatan Cibinong berada di urutan teratas dengan produksi 182 ton per hari, namun hanya 63,39 ton yang berhasil terangkut. Disusul Kecamatan Gunung Putri yang menghasilkan 147 ton per hari, dengan 51,28 persennya masuk ke TPA.
Sementara itu, Kecamatan Cileungsi memproduksi 137 ton sampah, tetapi hanya 28,26 ton yang terangkut. Di Bojonggede, dari 135 ton sampah per hari, hanya 47,2 ton yang berhasil dibuang ke TPA.
Dua kecamatan lainnya yakni Citeureup dan Sukaraja masing-masing menghasilkan 110 ton dan 101 ton sampah per hari, namun hanya 38,53 ton serta 35,23 ton yang terangkut.
Adapun 34 kecamatan lainnya di Kabupaten Bogor menyumbang produksi sampah di bawah 100 ton per hari. Seluruh sampah yang berhasil diangkut DLH berakhir di TPA Galuga yang kini semakin terbebani kapasitasnya.*
Reporter : Yudi
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post