BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Camat Cigudeg, Ade Zulfahmi, menyoroti tingginya risiko kecelakaan di jalur nasional Rute Leuwiliang–Jasinga, terutama di Tanjakan Gardu Cilame. Jalur ini kerap menjadi perhatian publik akibat rentetan kecelakaan, khususnya bagi truk bermuatan berat.
Menurut Ade, pengemudi yang sudah memahami karakter jalan biasanya lebih berhati-hati dengan berhenti sejenak untuk mendinginkan rem sebelum menuruni tanjakan.
“Masalah muncul ketika sopir yang tidak paham langsung melintas dengan beban penuh. Saat rem tidak kuat menahan laju kendaraan, kecelakaan sering tak terhindarkan,” ujarnya, Sabtu, 6 September 2025.
Namun, kebiasaan sopir berhenti sembarangan di tepi jalan, terutama di sekitar perkebunan sawit, justru menimbulkan potensi bahaya baru. Kendaraan besar yang terparkir tidak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga mempercepat kerusakan jalan.
Ade menambahkan pihak kecamatan telah menjajaki kerja sama dengan PTPN, pemilik lahan perkebunan di sekitar jalur, untuk menyediakan rest area. Lahan bekas tanaman salak yang terbengkalai sempat diusulkan, meski menemui kendala.
“Kami akan kembali berkoordinasi dengan pihak PTPN. Keberadaan rest area di jalur ini sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan,” tegasnya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post