BogorOne.co.id | Kota Bogor – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Herry Karnadi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMPN 1 Bogor, Senin, 8 September 2025. Sidak tersebut dilakukan untuk meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah berjalan di sekolah tersebut.
Herry yang datang bersama tim MBG langsung mengecek salah satu ruang kelas, IX B, untuk memastikan program berjalan lancar. Ia meninjau makanan yang disajikan sekaligus melihat antusiasme siswa.
“Bisa dilihat antusias anak-anak dengan MBG ini. Makanannya sampai habis dimakan,” kata Herry.
Menurutnya, program MBG bermanfaat bagi siswa yang belum sempat sarapan di rumah. Selain itu, program ini juga mengurangi kebiasaan jajan di luar sekolah.
“Semua makanan yang dibagikan sama rata. Jadi tidak ada lagi anak yang hanya diam di sekolah karena belum sarapan,” ujarnya.
Saat ini, kata Herry, sudah ada 12 dapur MBG yang beroperasi di Kota Bogor dengan target bertambah hingga 40 dapur pada akhir tahun. Setiap dapur rata-rata melayani 3.000 anak.
“Kalau 12 dapur sudah melayani 36 ribu anak. Kalau 40 dapur, kurang lebih 120 ribu siswa mulai dari TK, SD, SMP, sampai SMA akan mendapat MBG,” jelasnya.
Herry menegaskan, semua sekolah negeri maupun swasta di Kota Bogor wajib menerima program ini.
“Sejauh ini belum ada sekolah yang menolak. Disdik hanya mengawasi mana saja sekolah yang sudah menerima maupun yang belum,” ujarnya.
Penanggung jawab MBG di SMPN 1 Bogor, Suherti, menambahkan program tersebut baru berjalan dua hari dan menyasar 936 siswa dari kelas VII hingga IX. Ia menyebut siswa menyambut baik program tersebut.
“Alhamdulillah anak-anak antusias menerima MBG. Bahkan di hari pertama mereka membuat yel-yel MBG,” kata Suherti.
Pihak sekolah, lanjutnya, meminta siswa membawa wadah makanan dari rumah agar tidak ada sisa makanan terbuang.
“Kalau tidak habis bisa dibawa pulang, sehingga tidak ada sampah dari makanan,” pungkasnya.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post