BogorOne.co.id | Solo – Persis Solo menghadapi tekanan besar saat menjamu Arema FC dalam lanjutan Super League musim 2025/2026 di Stadion Manahan, Minggu, 28 September 2025. Dengan hanya satu kemenangan sejauh ini, Laskar Sambernyawa masih terpuruk di posisi juru kunci klasemen sementara.
Pelatih Persis Solo, Peter de Roo, menegaskan kemenangan menjadi harga mati bagi timnya. Optimisme tersebut muncul seiring kembalinya beberapa pemain inti yang sebelumnya absen akibat cedera.
“Meski belum semua siap, Jordy Tutuarima sudah kembali dan itu kabar baik. Adriano sedang dalam proses pemulihan, mungkin bisa bermain meski belum penuh 90 menit. Saya sudah bilang ke pemain, waktunya meraih tiga poin di Manahan dan pastikan kami tetap di sini,” ujar Peter de Roo dikutip dari beritasatu.com, Minggu, 28 September 2025.
De Roo mengakui tiga kekalahan beruntun menjadi masa sulit bagi tim karena banyak pemain cedera dan terkena larangan bermain. Meski begitu, ia mengapresiasi semangat serta mental juang skuad Persis.
“Melihat tantangan enam hingga delapan minggu terakhir, saya bangga dengan kerja keras mereka walau hasil belum berpihak,” katanya.
Pelatih asal Belanda itu juga berharap dukungan penuh dari suporter agar tim lebih percaya diri pada laga kandang melawan Arema FC.
Sementara itu, bek Persis Solo, Jordy Tutuarima, menegaskan pentingnya kemenangan untuk memutus rentetan hasil buruk.
“Kemenangan besok penting untuk pertahankan poin di kandang. Tidak masalah bagaimana cara menangnya, yang penting menang. Ini obat terbaik untuk menjaga mindset positif tim,” kata Jordy.
Saat ini, Persis Solo menempati posisi ke-18 klasemen sementara dengan catatan satu kemenangan, satu imbang, dan empat kali kalah.
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post