BogorOne.co.id | Jakarta – Wakil Ketua Komisi IX DPR Charles Honoris menyinggung polemik kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang marak belakangan ini. Ia menyamakan situasi tersebut dengan masa pandemi Covid-19, ketika publik setiap hari menunggu laporan penambahan kasus.
“Beberapa hari terakhir saya merasa seperti kembali ke masa pandemi. Dulu kita menunggu angka kasus Covid-19, sekarang setiap hari kita menunggu kabar, hari ini keracunan terjadi di mana lagi,” kata Charles dikutip dari beritasatu.com, Rabu, 1 September 2025.
Charles mencontohkan, dalam beberapa hari terakhir kasus keracunan makanan MBG terjadi di Ciamis, Lampung, Jakarta, hingga Garut. Ia menilai, persoalan tersebut muncul akibat lemahnya tata kelola program, termasuk minimnya dapur penyedia MBG yang memiliki Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS).
Meski demikian, politikus PDI-P itu mengapresiasi langkah Kementerian Kesehatan mempercepat penerbitan SLHS. Namun, ia mengingatkan agar prosesnya tidak dilakukan secara tergesa-gesa dan tetap memenuhi standar.
“Jangan sampai kualitas SLHS justru dilonggarkan. Kalau itu terjadi, risiko keracunan di masa mendatang bisa kembali muncul,” ujarnya.
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post