BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Modus penipuan dengan dalih pembaruan KTP digital kembali muncul di wilayah Bogor. Mantan Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bogor, Safrudin Jepri, mengaku nyaris menjadi korban setelah menerima panggilan telepon dan pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku petugas pemerintah.
Safrudin menceritakan, ia dihubungi oleh pihak yang mengklaim berasal dari Pemerintah Kota Bogor. Pelaku menyebut dirinya sebagai warga Kota Bogor dan meminta hadir ke Kantor Kecamatan Bogor Tengah pada 17 November 2025 untuk melakukan pembaruan KTP menjadi digital. Padahal, Safrudin tercatat sebagai warga Kabupaten Bogor.
Upaya meyakinkan korban dilakukan dengan mengirimkan pesan WhatsApp menggunakan foto profil seseorang berseragam ASN berwarna coklat lengkap dengan atribut. Namun, saat ditanya lebih jauh, pelaku tidak mengetahui nama camat setempat.
Pelaku kemudian mengirimkan sebuah tautan dan meminta Safrudin mengisi data pribadi dengan alasan agar proses di kantor kecamatan lebih cepat dan tidak perlu mengantre. Dalam percakapan, pelaku juga berulang kali mendesaknya untuk segera membuka tautan tersebut.
Safrudin mengatakan upaya itu berhasil digagalkan setelah ia merasa curiga dan memutus komunikasi. Ia mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dan tidak memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dapat dipastikan kebenarannya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post