BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menerima kunjungan tim validasi Innovative Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan di Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Cibinong, Selasa, 18 November 2025.
Tim meninjau implementasi dua inovasi pelayanan publik andalan Kabupaten Bogor, yakni aplikasi NGUPAHAN di Dinas Ketahanan Pangan dan SiGardaMas di RSUD Dr. K.H. Idham Chalid Ciawi.
Ajat mengatakan kunjungan itu menjadi momentum untuk menunjukkan konsistensi daerah dalam menghadirkan layanan publik berbasis inovasi. Ia menekankan tidak ada persiapan khusus dalam menyambut penilaian IGA.
“Inovasi bukan hanya dibuat untuk lomba, tetapi karena memang dibutuhkan masyarakat,” ujar dia.
Ajat menjelaskan luas wilayah dan jumlah penduduk yang mencapai 6 juta jiwa menuntut pemerintah daerah menghadirkan terobosan layanan, termasuk melalui aplikasi NGUPAHAN. Menurut dia, rentang kendali yang jauh membuat layanan digital menjadi kebutuhan.
“Kadang pergi ke titik tertentu bisa lebih jauh daripada ke Bandung,” katanya.
Ia juga memaparkan perkembangan inovasi Taman B2SA yang kini diterapkan di 40 kecamatan. Program itu, kata dia, turut berkontribusi pada indikator SDGs, salah satunya lewat penurunan food waste yang kini tinggal 4 persen dari total sampah domestik di TPA.
“Ini bukti bahwa perubahan perilaku masyarakat mulai terbentuk,” ujar Ajat.
Ajat meminta seluruh perangkat daerah memberikan penjelasan apa adanya saat tim validasi meninjau lokasi, termasuk inovasi SiGardaMas yang dikembangkan RSUD Ciawi untuk memperkuat respons gawat darurat berbasis masyarakat.
“Yang terlihat di lapangan itulah yang kami lakukan setiap hari,” ucapnya.
NGUPAHAN merupakan aplikasi pengelolaan pangan berkelanjutan yang terintegrasi dengan Taman B2SA Digital. Adapun SiGardaMas fokus pada optimalisasi rujukan gawat darurat melalui jejaring masyarakat dan fasilitas kesehatan.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post