BogorOne.co.id | Kota Bogor – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Komjen Pol (Purn) Agus Andrianto, menyoroti sejumlah pembenahan di Lapas Kelas IIA Bogor yang saat ini berada di bawah kepemimpinan kepala lapas baru. Ia menilai perbaikan internal menjadi langkah penting di tengah persoalan struktural pemasyarakatan.
“Pejabat baru sudah banyak melakukan perubahan. Saya yakin arah kebijakan yang saya tetapkan bisa dilaksanakan,” kata Agus di Lapas Bogor, Kamis, 11 Desember 2025.
Agus menekankan bahwa peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan harus berjalan seiring dengan upaya memperbaiki kondisi warga binaan. “Mudah-mudahan ini bisa memberikan manfaat pada warga binaan dan menjadi bekal mereka ke depan,” ujarnya.
Selain pembenahan internal, Agus menggarisbawahi persoalan overkapasitas yang terjadi hampir di seluruh lapas dan rutan di Indonesia.
“Over kapasitas itu hampir terjadi di semua lapas dan rutan. Kita sedang membangun gedung-gedung lapas baru, mudah-mudahan bisa mengurangi kepadatan,” katanya.
Ia menyebut penerapan KUHAP baru pada 2 Januari 2026 sebagai salah satu peluang menekan jumlah penghuni lapas melalui alternatif pemidanaan.
“Dengan alternatif pemidanaan ini bisa mengurangi kapasitas lapas ke depan,” ujarnya.
Agus memastikan perhatian kementerian tidak hanya tertuju pada satu lokasi.
“Semuanya akan menjadi perhatian kita untuk mengurai kepadatan yang ada,” kata dia.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post