BogorOne.co.id | Bandung – Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) menegaskan akan menempuh jalur hukum terkait ancaman pembunuhan yang diterima gelandang asing Persib, Thom Haye. Ancaman tersebut diterima Haye melalui pesan pribadi di media sosial setelah Persib Bandung mengalahkan Persija Jakarta 1-0 dalam laga Liga 1 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu, 11 Januari 2026.
Komisaris PT PBB Umuh Muchtar menyatakan ancaman tersebut merupakan tindak kriminal yang tidak dapat ditoleransi. “Apa pun yang terjadi di lapangan, tidak boleh ada ancaman pembunuhan. Itu sudah masuk ranah pidana,” kata Umuh di Bandung, Senin, 12 Januari 2026.
Umuh mengatakan manajemen tengah melacak pelaku ancaman tersebut dan telah menyiapkan langkah hukum. Ia memastikan Persib akan mengawal proses ini hingga pelaku dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.
Ancaman itu disampaikan Haye melalui akun media sosial pribadinya. Pemain bernomor punggung 33 tersebut mengungkapkan bahwa pesan yang diterimanya bersifat personal dan juga menyasar keluarganya.
Menurut Umuh, insiden tersebut terjadi di luar pengamanan pertandingan. Ia menilai pelaksanaan laga Persib kontra Persija di GBLA berlangsung aman dan tertib. Manajemen, kata dia, telah memastikan keamanan pemain kedua tim selama pertandingan derby tersebut.
Selain langkah hukum, Persib juga memberikan pendampingan psikologis kepada Thom Haye. Manajemen meminta pemain Timnas Indonesia itu tetap tenang dan fokus, sembari menyerahkan penanganan kasus kepada aparat kepolisian yang tengah mendalami bukti-bukti digital.
Persib menegaskan tindakan ancaman dan intimidasi tidak memiliki tempat dalam sepak bola profesional dan berkomitmen menjaga keamanan seluruh pemain serta keluarga mereka.
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post