BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Bupati Bogor Rudy Susmanto menginstruksikan Dinas Pendidikan dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bogor meninjau kondisi SMAN 2 Gunung Putri setelah sebagian atap bangunan sekolah tersebut ambruk, Jumat, 23 Januari 2026.
Rudy menyoroti insiden bangunan sekolah yang ambruk dan berulang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Meski pengelolaan SMA dan sederajat berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi, Rudy menyebut pembangunan SMAN 2 Gunung Putri dilakukan saat kewenangan pembangunan masih berada di Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Dinas Pendidikan sudah datang meninjau bersama Dinas PU. Kalau kejadian itu berulang beberapa bulan ke belakang, dari 2025 sampai sekarang, pada saat itu kewenangan pembangunannya masih ada di Pemkab Bogor. Itu harus kita akui,” kata Rudy usai kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al Ikhsan, Cibinong.
Ia meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap bangunan sekolah tersebut. Menurut Rudy, pada tahun yang sama dengan pembangunan SMAN 2 Gunung Putri, terdapat sejumlah sekolah lain yang dibangun dengan struktur serupa.
“Kami minta dilakukan audit secara menyeluruh. Kalau melihat bentuk struktur bangunannya mirip, masih ada beberapa sekolah lain yang dibangun di tahun yang sama. Kondisi strukturnya hari ini harus diperiksa,” ujarnya.
Rudy menegaskan, langkah audit dan pemeriksaan diperlukan sebagai upaya pencegahan agar peristiwa serupa tidak terulang. Ia menyebut insiden ambruknya atap terjadi pada waktu subuh sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.
“Robohnya terjadi saat subuh, tidak ada kegiatan belajar. Ini menjadi kesempatan bagi kita untuk melakukan perbaikan dan antisipasi. Bangunan lain dengan struktur serupa harus segera diperiksa dan ditindaklanjuti,” kata Rudy.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post