BogorOne.co.id | Ciawi – Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) kembali menggelar Training of Trainer (TOT), Kamis 19 Januari 2023.
Gelaran training berskala nasional ini mengangkat tema “Pengelolaan Pupuk Bersubsidi” ditujukan bagi penyuluh pertanian dan pengelola pupuk bersubsidi pemerintah daerah, baik Kota, Kabupaten, maupun Provinsi. Kegiatan digelar selama tiga hari yakni 19 – 21 Januari 2023.
Dibuka secara serentak oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di Pusat Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Pertanian (PPMKP), Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor.
Dalam arahannya, Mentan Syahrul mengatakan, Kementan akan terus memastikan langkah-langkah efektif pemanfaatan pupuk bersubsidi yang dipersiapkan oleh negara, salah satunya melalui kegiatan ToT.
Dengan sebaran peserta di seluruh pelosok Indonesia, kegiatan ToT diharapkan dapat betul-betul mentransfer pengetahuan tentang seperti apa dan bagaimana memanfaatkan pupuk bersubsidi secara efektif dan efisien,” paparnya.
Mentan menjelaskan, dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk memastikan pupuk bersubsidi sampai kepada petani tanpa ada kekurangan.
“Jangan sampai ada penyelewengan dan penyimpangan, boros di sana dan di sini. Tolong jaga dengan baik,” tegas Mentan
Dalam mengawal pemanfaatan pupuk bersubsidi, kementan akan terus melakukan perbaikan dalam segala aspek,
“Dimulai dari agenda mind setting terhadap pupuk, harus kita perbaiki, agenda manajerialnya, siapa yang bertanggung jawab, seperti apa alokasi dan transparansinya karena harus dicek by digital, dimana semua orang bisa masuk dan melakukan input atau kontrol yang ada,” ungkapnya.
Sejurus dengan arahan Mentan Syahrul, Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi menyebutkan, ToT merupakan salah satu dari implementasi agenda mind setting
“Kegiatan ToT ini merupakan agenda intelektual Kementan untuk membekali kapasitas dan kompetensi para peserta dalam pengelolaan pupuk bersubsidi agar efektif dan efisien. Para peserta akan diajarkan mulai dari pengisian e-alokasi sampai implementasinya di lapangan,” kata Dedi
ToT digelar selama tiga hari, secara tatap muka di PPMKP Ciawi dengan diikuti oleh 60 peserta, dan secara daring serentak melalui zoom meeting di masing-masing UPT Pelatihan Pertanian, Kantor Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/kota, dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di seluruh Indonesia. (Yud)
























Discussion about this post