BogorOne.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor resmi melanjutkan program penataan kawasan legendaris Suryakencana. Langkah besar ini diawali dengan proses relokasi ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang tersebar di titik-titik krusial seperti Jalan Pedati, Lawang Saketeng, Jalan Roda, hingga Jalan Bata, mulai Rabu 25 Maret 2026.
Penataan ini merupakan kelanjutan dari rencana strategis tahun lalu yang sempat tertunda dan kini diimplementasikan tepat pasca-libur Lebaran 1447 H.
Relokasi Terpusat di Pasar Jambu Dua
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Jenal Abidin, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan fasilitas mumpuni di Pasar Jambu Dua sebagai rumah baru bagi para pedagang. Persiapan matang, mulai dari rapat koordinasi hingga sosialisasi intensif dengan paguyuban pedagang, telah dilakukan untuk memastikan transisi berjalan mulus.
“Pedagang di sekitar Pasar Bogor, Jalan Roda, Jalan Bata, Gang Kelenteng, hingga Lawang Saketeng kami arahkan ke Pasar Jambu Dua. Alhamdulillah, para pedagang yang tergabung dalam P3B (Persatuan Pedagang Pasar Bogor) telah menandatangani surat pernyataan kesediaan pindah,” ujar Jenal.
Senada dengan hal tersebut, Kasatpol PP Kota Bogor, Pupung, menegaskan komitmennya untuk mengawal sterilisasi kawasan. “Seluruh pedagang di seputaran Pasar Bogor kami pastikan berpindah ke lokasi relokasi yang sudah disiapkan di Jambu Dua,” tegasnya.
Berdasarkan data teknis Pemkot Bogor, jumlah pedagang yang terdampak penataan ini cukup signifikan dengan pola operasional yang padat:
- Jalan Pedati: 119 pedagang (Operasional 24 jam).
- Jalan Lawang Saketeng & Kampung Cincau: 496 pedagang (Didominasi pedagang malam/subuh).
- Total Kawasan Pedati & Sekitarnya: 615 pedagang.
- Seputaran Plaza & Pasar Bogor: 619 pedagang (Aktivitas siang dan malam).
- Jalan Suryakencana: 83 pedagang pagi (Di luar pedagang sayur/buah malam).
Pasca-perpindahan pedagang, Pemkot Bogor menjadwalkan aksi pembersihan material dan sterilisasi lokasi pada Kamis (26/3/2026) mulai pukul 07.00 WIB. Langkah ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi trotoar dan estetika jalan di pusat niaga Kota Bogor.
Pemkot Bogor mengimbau masyarakat untuk mendukung penuh penataan ini dengan mengalihkan aktivitas belanja ke Pasar Jambu Dua. Dukungan publik dinilai sangat penting demi terwujudnya kawasan pusat kota yang lebih tertata, bersih, dan nyaman bagi wisatawan maupun warga lokal.
Editor : Muttaqien

























Discussion about this post