BogorOne.co.id | Bantul – Seorang siswa kelas X SMA Negeri 1 Bambanglipuro, Ilham Dwi Saputra, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan oleh belasan orang. Korban sempat menjalani perawatan intensif selama hampir sepekan sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Minggu, 19 April 2026.
Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Rumah duka di Dusun Payungan, Triharjo, Pandak, Bantul, dipadati pelayat sejak Senin (20/4/2026), mulai dari kerabat, tetangga, hingga pihak sekolah.
Ayah korban, Sugeng Riyanto (53), mengungkapkan peristiwa bermula saat Ilham dijemput dua temannya pada Selasa, 14 April 2026 malam untuk pergi bermain di sekitar lingkungan sekolah.
Namun, di lokasi berbeda, korban diduga dibawa ke sebuah lapangan desa oleh sejumlah orang lainnya. Di tempat itu, Ilham disebut menjadi sasaran pengeroyokan.
“Anak saya dianiaya, dipukul, dan disiksa,” kata Sugeng.
Setelah kejadian, korban sempat dibawa ke fasilitas kesehatan di kawasan Jalan Samas sebelum dirujuk ke rumah sakit di Yogyakarta karena kondisi luka yang cukup serius. Namun, nyawa korban tidak tertolong.
Pihak keluarga meminta kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam peristiwa itu.
Kasus ini kembali menambah daftar kekerasan di lingkungan pelajar yang berujung fatal di wilayah Bantul.
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post