BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Perum Bulog Wilayah Jawa Barat mencatat stok beras mencapai 780 ribu ton per Mei 2026. Jumlah itu disebut sebagai yang tertinggi sepanjang sejarah Bulog dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tahun depan.
Pimpinan Wilayah Bulog Jawa Barat, Nurman Susilo, mengatakan cadangan beras masih berpotensi bertambah lantaran penyerapan gabah petani masih berlangsung di sejumlah daerah.
“Stok beras untuk wilayah Jawa Barat saat ini mencapai 780 ribu ton. Ini merupakan stok tertinggi sepanjang sejarah berdirinya Bulog,” kata Nurman di Kabupaten Bogor, Kamis, 7 Mei 2026.
Menurut dia, stok tersebut dipastikan aman untuk menjaga pasokan pangan di Jawa Barat hingga 2027. Bulog juga masih melakukan pembelian gabah dari petani guna memperkuat cadangan beras pemerintah.
“Saat ini kami masih terus membeli dan menyerap gabah dari para petani, sehingga persediaan akan terus bertambah,” ujar dia.
Selain memastikan stok beras, Bulog bersama Kantor Staf Presiden, Kementerian Perdagangan, Badan Pangan Nasional, dan Satgas Pangan juga memantau harga bahan pokok di Pasar Dramaga, Kabupaten Bogor.
Dari hasil pemantauan, sebagian besar harga komoditas pangan dinilai masih stabil. Namun, terdapat kenaikan harga pada komoditas daging.
“Masih relatif stabil. Hanya ada sedikit kenaikan pada harga daging,” kata Nurman.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post