• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Kamis, September 24, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home ADVERTORIAL

Mentan Amran Lapor ke Presiden : Pangan Aman, Hilirisasi Dipercepat untuk Kesejahteraan Petani

Redaksi by Redaksi
21 Juni 2026
in ADVERTORIAL
0
Mentan Amran Lapor ke Presiden : Pangan Aman, Hilirisasi Dipercepat untuk Kesejahteraan Petani
249
SHARES
255
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali meski dunia dihadapkan pada ancaman perubahan iklim ekstrem.

Dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 18 Juni 2026, Presiden Prabowo juga menginstruksikan percepatan hilirisasi pertanian dan perkebunan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat ekonomi daerah, serta membuka lapangan kerja baru di seluruh Indonesia.

Salah satu capaian utama yang disampaikan Mentan Amran adalah kuatnya cadangan pangan nasional. Saat ini stok beras nasional mencapai sekitar 5,2 juta ton. Selain itu, standing crop diperkirakan berada pada kisaran 10–11 juta ton, sementara cadangan beras yang tersebar di rumah tangga, hotel, dan restoran diperkirakan mencapai 12,5 juta ton.

“Artinya dengan cadangan ini, tiga-tiganya, itu bisa 10-11 bulan ke depan. Anggaplah yang terendah adalah 10 bulan ke depan, artinya sampai dengan bulan April 2027 itu cukup, sedangkan bulan Maret 2027 itu sudah panen puncak. Jadi dampak El Nino Godzilla sebagaimana disampaikan oleh BMKG, insya Allah itu bisa kita mitigasi risikonya,” kata Mentan Amran.

BERITA LAINNYA

Dari Singkong Menjadi Madu Analog, Inovasi Polbangtan Kementan Dorong Nilai Tambah Pangan Lokal

Dari Singkong Menjadi Madu Analog, Inovasi Polbangtan Kementan Dorong Nilai Tambah Pangan Lokal

23 September 2026
Pastikan Gertam Serentak Berjalan Lancar, Direktur Polbangtan Kementan Cek Kesiapan Lahan dan Teknologi di Jambi

Pastikan Gertam Serentak Berjalan Lancar, Direktur Polbangtan Kementan Cek Kesiapan Lahan dan Teknologi di Jambi

23 September 2026
Government Visit Kementan Perkuat Peran Generasi Muda dalam Transformasi Pertanian

Government Visit Kementan Perkuat Peran Generasi Muda dalam Transformasi Pertanian

21 September 2026
DPRD Kota Bogor Apresiasi Relawan TPAS Galuga

DPRD Kota Bogor Apresiasi Relawan TPAS Galuga

21 September 2026

Menurut Amran, cadangan pangan yang kuat tersebut menjadi bantalan penting bagi Indonesia dalam menghadapi potensi gangguan produksi akibat perubahan iklim.

Dengan panen raya yang diperkirakan berlangsung pada Maret 2027, pemerintah optimistis ketersediaan pangan nasional tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Untuk memperkuat ketahanan pangan, pemerintah juga terus menjalankan berbagai program adaptasi perubahan iklim, mulai dari pembangunan embung, irigasi perpompaan, sumur dalam, pompanisasi, optimalisasi lahan rawa hingga percepatan program cetak sawah baru.

Program optimalisasi lahan bahkan mampu meningkatkan indeks pertanaman pada sejumlah lahan rawa dari satu kali panen menjadi dua hingga tiga kali panen dalam setahun. “Ini semua bisa memitigasi risiko. Sekali lagi insya Allah untuk pangan dalam kondisi aman,” ujarnya.

Selain memastikan pangan tetap aman, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap percepatan hilirisasi sektor pertanian dan perkebunan.

Menurut Mentan Amran, hilirisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas, memperbesar pendapatan petani, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di daerah.

Kementerian Pertanian bersama BUMN Pangan saat ini terus mempercepat pengembangan komoditas strategis seperti kakao, kopi, jambu mete, kelapa, dan tebu. Total luasan program pengembangan perkebunan rakyat tersebut mencapai sekitar 870 ribu hektare dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Papua yang menjadi salah satu daerah prioritas pengembangan pertanian nasional.

Menurut Amran, dukungan pemerintah terhadap Papua terus meningkat. Pada tahun ini, bantuan yang dialokasikan mencapai Rp3,2 triliun, naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sekitar Rp2 triliun.

Bantuan tersebut diberikan langsung kepada masyarakat dalam bentuk alat dan mesin pertanian, pengembangan sawah, hingga sarana produksi lainnya.

“Kami laporkan kepada Bapak Presiden, beliau mengatakan untuk lanjutkan bantuan ini. Ini bantuan langsung ke rakyat, traktor, kemudian sawah, bahkan dari beberapa provinsi meminta cetak sawah ditambah,” terang Mentan Amran.

Di sektor hilirisasi, pemerintah juga terus mempercepat pembangunan industri pengolahan berbasis komoditas perkebunan. Salah satunya hilirisasi kelapa yang kini mulai berkembang di sejumlah sentra produksi.

“Selanjutnya hilirisasi kita kejar. Hilirisasi kelapa, pabriknya sudah terbangun di Maluku Utara satu, insyaallah tahun ini mudah-mudahan selesai dua kemudian di Morowali satu, dan Indragiri Hilir,” ujarnya.

Menurut Amran, Presiden Prabowo secara khusus meminta agar hilirisasi terus dipercepat karena manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat melalui peningkatan pendapatan petani, tumbuhnya industri baru, dan terciptanya lapangan kerja di daerah.

“Beliau memberikan arahan, memberikan petunjuk ditindaklanjuti, diwaspadai El Nino Godzilla kemudian hilirisasi dipercepat dan insyaallah sektor perkebunan yang tadi 870 ribu hektare itu untuk rakyat seluruh Indonesia, untuk petani kita, itu hibah dan menciptakan lapangan kerja baru,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran juga melaporkan perkembangan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang sempat mengalami penurunan meskipun harga CPO dunia dan nilai tukar dolar mengalami kenaikan. Kondisi tersebut dinilai merugikan petani plasma sawit.

Atas arahan Presiden Prabowo, Kementan telah mengumpulkan perusahaan sawit dari berbagai daerah untuk mempercepat pemulihan harga TBS. Pemerintah juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna memastikan tidak ada praktik yang merugikan petani.

“Kami minta, jangan bermain-main, jangan korbankan rakyat. Ada petani plasma itu 15 juta, dengan seluruh keluarganya diperkirakan mencapai 30 juta jiwa. Bapak Presiden mengarahkan agar pemerintah berpihak kepada petani plasma sawit,” tegas Mentan Amran.

Ia mengatakan sebagian besar perusahaan telah menyesuaikan harga TBS dan kondisi di tingkat petani terus membaik. “Sekarang harga TBS sudah hampir normal, tinggal sedikit lagi mungkin 5 persen, tapi kami yakin satu minggu ke depan itu sudah pulih kembali,” ujarnya.

Di sektor peternakan, pemerintah juga melakukan langkah stabilisasi harga ayam dan telur dengan mengumpulkan para peternak guna merumuskan solusi yang berpihak kepada peternak rakyat. Kementan juga berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar konsumsi telur dan daging ayam dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat ditingkatkan sehingga membantu menyerap produksi peternak.

Sementara itu, di sektor hortikultura, pemerintah terus mempercepat penanaman bawang putih sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat produksi dalam negeri.

Mentan Amran menegaskan Indonesia saat ini berada pada jalur yang semakin kuat menuju swasembada pangan. Dari 11 komoditas pangan strategis, sebagian besar telah mencapai swasembada bahkan beberapa di antaranya telah mampu diekspor.

Pemerintah juga tidak lagi menerbitkan izin impor beras medium, sementara stok beras nasional yang mencapai 5,2 juta ton telah melampaui kapasitas penyimpanan Bulog.

“Jadi kami ingin supaya tenang, pangan tersedia, dan satu lagi, beras bukan lagi penyumbang inflasi utama. Ini sudah dua tahun berturut-turut,” pungkasnya. (Adv)

Tags: Amran SulaimanHilirisasikesejahteraanKetahanan PanganMentanPetaniPresiden RI

Related Posts

Dari Singkong Menjadi Madu Analog, Inovasi Polbangtan Kementan Dorong Nilai Tambah Pangan Lokal
ADVERTORIAL

Dari Singkong Menjadi Madu Analog, Inovasi Polbangtan Kementan Dorong Nilai Tambah Pangan Lokal

23 September 2026
Pastikan Gertam Serentak Berjalan Lancar, Direktur Polbangtan Kementan Cek Kesiapan Lahan dan Teknologi di Jambi
ADVERTORIAL

Pastikan Gertam Serentak Berjalan Lancar, Direktur Polbangtan Kementan Cek Kesiapan Lahan dan Teknologi di Jambi

23 September 2026
Government Visit Kementan Perkuat Peran Generasi Muda dalam Transformasi Pertanian
ADVERTORIAL

Government Visit Kementan Perkuat Peran Generasi Muda dalam Transformasi Pertanian

21 September 2026
DPRD Kota Bogor Apresiasi Relawan TPAS Galuga
ADVERTORIAL

DPRD Kota Bogor Apresiasi Relawan TPAS Galuga

21 September 2026
DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026
ADVERTORIAL

DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026

17 September 2026
‎Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA : Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu ‎
ADVERTORIAL

‎Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA : Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu ‎

16 September 2026
Next Post
Hadapi El Nino Godzilla, Pemerintah Pastikan Kesiapan Cadangan Pangan dan Infrastruktur Pertanian Nasional

Hadapi El Nino Godzilla, Pemerintah Pastikan Kesiapan Cadangan Pangan dan Infrastruktur Pertanian Nasional

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

Yanto Pradipta

Hampir 12 Ribu Ruang Kelas Rusak di Kabupaten Bogor

16 Januari 2026
106 Orang Tertipu Umroh Murah, Kerugian Capai Rp1,8 Miliar 

106 Orang Tertipu Umroh Murah, Kerugian Capai Rp1,8 Miliar 

2 Februari 2023
Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor Fajar Muhammad Nur

Lansia Meninggal Antre Bansos, DPRD Kota Bogor Minta Sistem Penyaluran Dievaluasi

25 Agustus 2026
Kemarau Panjang, 12 RW di Ciadeg Krisis Air

Kemarau Panjang, 12 RW di Ciadeg Krisis Air

9 Agustus 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In