• INFO IKLAN
  • Redaksi
  • VISI dan MISI
  • Kode Etik Wartawan
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Media Cyber
  • Kebijakan Privasi
Minggu, November 8, 2026
bogorone.co.id
  • Login
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
bogorone.co.id
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS
Bogor One
No Result
View All Result
Home ADVERTORIAL

Mentan Amran Lapor ke Presiden : Pangan Aman, Hilirisasi Dipercepat untuk Kesejahteraan Petani

Redaksi by Redaksi
21 Juni 2026
in ADVERTORIAL
0
Mentan Amran Lapor ke Presiden : Pangan Aman, Hilirisasi Dipercepat untuk Kesejahteraan Petani
249
SHARES
262
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BogorOne.co.id | Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa kondisi pangan nasional berada dalam keadaan aman dan terkendali meski dunia dihadapkan pada ancaman perubahan iklim ekstrem.

Dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis 18 Juni 2026, Presiden Prabowo juga menginstruksikan percepatan hilirisasi pertanian dan perkebunan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat ekonomi daerah, serta membuka lapangan kerja baru di seluruh Indonesia.

Salah satu capaian utama yang disampaikan Mentan Amran adalah kuatnya cadangan pangan nasional. Saat ini stok beras nasional mencapai sekitar 5,2 juta ton. Selain itu, standing crop diperkirakan berada pada kisaran 10–11 juta ton, sementara cadangan beras yang tersebar di rumah tangga, hotel, dan restoran diperkirakan mencapai 12,5 juta ton.

“Artinya dengan cadangan ini, tiga-tiganya, itu bisa 10-11 bulan ke depan. Anggaplah yang terendah adalah 10 bulan ke depan, artinya sampai dengan bulan April 2027 itu cukup, sedangkan bulan Maret 2027 itu sudah panen puncak. Jadi dampak El Nino Godzilla sebagaimana disampaikan oleh BMKG, insya Allah itu bisa kita mitigasi risikonya,” kata Mentan Amran.

BERITA LAINNYA

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Polbangtan Kementan Perkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Polbangtan Kementan Perkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

29 Oktober 2026
Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

15 Oktober 2026
Polbangtan Kementan Dorong Transformasi Pertanian Presisi

Polbangtan Kementan Dorong Transformasi Pertanian Presisi

13 Oktober 2026
Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia

Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia

12 Oktober 2026

Menurut Amran, cadangan pangan yang kuat tersebut menjadi bantalan penting bagi Indonesia dalam menghadapi potensi gangguan produksi akibat perubahan iklim.

Dengan panen raya yang diperkirakan berlangsung pada Maret 2027, pemerintah optimistis ketersediaan pangan nasional tetap terjaga dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.

Untuk memperkuat ketahanan pangan, pemerintah juga terus menjalankan berbagai program adaptasi perubahan iklim, mulai dari pembangunan embung, irigasi perpompaan, sumur dalam, pompanisasi, optimalisasi lahan rawa hingga percepatan program cetak sawah baru.

Program optimalisasi lahan bahkan mampu meningkatkan indeks pertanaman pada sejumlah lahan rawa dari satu kali panen menjadi dua hingga tiga kali panen dalam setahun. “Ini semua bisa memitigasi risiko. Sekali lagi insya Allah untuk pangan dalam kondisi aman,” ujarnya.

Selain memastikan pangan tetap aman, Presiden Prabowo juga memberikan perhatian khusus terhadap percepatan hilirisasi sektor pertanian dan perkebunan.

Menurut Mentan Amran, hilirisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan nilai tambah komoditas, memperbesar pendapatan petani, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di daerah.

Kementerian Pertanian bersama BUMN Pangan saat ini terus mempercepat pengembangan komoditas strategis seperti kakao, kopi, jambu mete, kelapa, dan tebu. Total luasan program pengembangan perkebunan rakyat tersebut mencapai sekitar 870 ribu hektare dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia, termasuk Papua yang menjadi salah satu daerah prioritas pengembangan pertanian nasional.

Menurut Amran, dukungan pemerintah terhadap Papua terus meningkat. Pada tahun ini, bantuan yang dialokasikan mencapai Rp3,2 triliun, naik signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang sekitar Rp2 triliun.

Bantuan tersebut diberikan langsung kepada masyarakat dalam bentuk alat dan mesin pertanian, pengembangan sawah, hingga sarana produksi lainnya.

“Kami laporkan kepada Bapak Presiden, beliau mengatakan untuk lanjutkan bantuan ini. Ini bantuan langsung ke rakyat, traktor, kemudian sawah, bahkan dari beberapa provinsi meminta cetak sawah ditambah,” terang Mentan Amran.

Di sektor hilirisasi, pemerintah juga terus mempercepat pembangunan industri pengolahan berbasis komoditas perkebunan. Salah satunya hilirisasi kelapa yang kini mulai berkembang di sejumlah sentra produksi.

“Selanjutnya hilirisasi kita kejar. Hilirisasi kelapa, pabriknya sudah terbangun di Maluku Utara satu, insyaallah tahun ini mudah-mudahan selesai dua kemudian di Morowali satu, dan Indragiri Hilir,” ujarnya.

Menurut Amran, Presiden Prabowo secara khusus meminta agar hilirisasi terus dipercepat karena manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat melalui peningkatan pendapatan petani, tumbuhnya industri baru, dan terciptanya lapangan kerja di daerah.

“Beliau memberikan arahan, memberikan petunjuk ditindaklanjuti, diwaspadai El Nino Godzilla kemudian hilirisasi dipercepat dan insyaallah sektor perkebunan yang tadi 870 ribu hektare itu untuk rakyat seluruh Indonesia, untuk petani kita, itu hibah dan menciptakan lapangan kerja baru,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran juga melaporkan perkembangan harga tandan buah segar (TBS) sawit yang sempat mengalami penurunan meskipun harga CPO dunia dan nilai tukar dolar mengalami kenaikan. Kondisi tersebut dinilai merugikan petani plasma sawit.

Atas arahan Presiden Prabowo, Kementan telah mengumpulkan perusahaan sawit dari berbagai daerah untuk mempercepat pemulihan harga TBS. Pemerintah juga berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna memastikan tidak ada praktik yang merugikan petani.

“Kami minta, jangan bermain-main, jangan korbankan rakyat. Ada petani plasma itu 15 juta, dengan seluruh keluarganya diperkirakan mencapai 30 juta jiwa. Bapak Presiden mengarahkan agar pemerintah berpihak kepada petani plasma sawit,” tegas Mentan Amran.

Ia mengatakan sebagian besar perusahaan telah menyesuaikan harga TBS dan kondisi di tingkat petani terus membaik. “Sekarang harga TBS sudah hampir normal, tinggal sedikit lagi mungkin 5 persen, tapi kami yakin satu minggu ke depan itu sudah pulih kembali,” ujarnya.

Di sektor peternakan, pemerintah juga melakukan langkah stabilisasi harga ayam dan telur dengan mengumpulkan para peternak guna merumuskan solusi yang berpihak kepada peternak rakyat. Kementan juga berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) agar konsumsi telur dan daging ayam dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat ditingkatkan sehingga membantu menyerap produksi peternak.

Sementara itu, di sektor hortikultura, pemerintah terus mempercepat penanaman bawang putih sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan impor dan memperkuat produksi dalam negeri.

Mentan Amran menegaskan Indonesia saat ini berada pada jalur yang semakin kuat menuju swasembada pangan. Dari 11 komoditas pangan strategis, sebagian besar telah mencapai swasembada bahkan beberapa di antaranya telah mampu diekspor.

Pemerintah juga tidak lagi menerbitkan izin impor beras medium, sementara stok beras nasional yang mencapai 5,2 juta ton telah melampaui kapasitas penyimpanan Bulog.

“Jadi kami ingin supaya tenang, pangan tersedia, dan satu lagi, beras bukan lagi penyumbang inflasi utama. Ini sudah dua tahun berturut-turut,” pungkasnya. (Adv)

Tags: Amran SulaimanHilirisasikesejahteraanKetahanan PanganMentanPetaniPresiden RI

Related Posts

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Polbangtan Kementan Perkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan
ADVERTORIAL

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Polbangtan Kementan Perkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

29 Oktober 2026
Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern
ADVERTORIAL

Polbangtan Kementan Jajaki Teknologi Drone Pertanian Korea Selatan, Perkuat Wawasan SDM Pertanian Menuju Pertanian Modern

15 Oktober 2026
Polbangtan Kementan Dorong Transformasi Pertanian Presisi
ADVERTORIAL

Polbangtan Kementan Dorong Transformasi Pertanian Presisi

13 Oktober 2026
Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia
ADVERTORIAL

Evaluasi K-Smart Farm, Polbangtan Kementan Perkuat Keberlanjutan Smart Farming Indonesia

12 Oktober 2026
DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis, Progres Pembangunan Capai 84 Persen
ADVERTORIAL

DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis, Progres Pembangunan Capai 84 Persen

12 Oktober 2026
Gerakan Tanam Sukses Gerakkan Sektor Pertanian Modern
ADVERTORIAL

Gerakan Tanam Sukses Gerakkan Sektor Pertanian Modern

9 Oktober 2026
Next Post
Hadapi El Nino Godzilla, Pemerintah Pastikan Kesiapan Cadangan Pangan dan Infrastruktur Pertanian Nasional

Hadapi El Nino Godzilla, Pemerintah Pastikan Kesiapan Cadangan Pangan dan Infrastruktur Pertanian Nasional

Discussion about this post

BERITA POPULER

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

Peternak Maggot Bingung Jual Hasil Panen

9 April 2021
Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

Unik dan Tak Biasa, Mengenal Kesenian Bogor yang Indah Bersejarah

8 April 2023
STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

STIKES UMMI BOGOR Buka Pendaftaran Mahasiswa

30 Mei 2022
KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

KSP SB Adukan Upaya Penghentian Penyitaan Aset ke Ombudsman dan Komisi Yudisial

16 September 2024
BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

BAZNAS Kota Bogor dan Pemkot Bogor Berbagi Kebahagiaan Ramadan untuk 400 Pekerja Layanan Publik

16 Maret 2026

DARI REDAKSI

SPBU

Sempat Hentikan Layanan, Shell Umumkan SPBU Kembali Beroperasi

7 Desember 2025
Sastra Winara

Sastra Winara Apresiasi Gerak Cepat PMI Kabupaten Bogor Salurkan Bantuan ke Korban Bencana Aceh-Sumatra

10 Desember 2025
Kabar Duka! Iqbal Pakula, Mas Bram Cinta Fitri Tutup Usia 

Kabar Duka! Iqbal Pakula, Mas Bram Cinta Fitri Tutup Usia 

26 April 2023
gempa

Korban Gempa di Empat Kecamatan Kabupaten Bogor Terima Bantuan Logistik

24 Oktober 2026

Tentang Kami

bogorone.co.id

Selamat Datang di Bogorone.co.id,
Portal Berita yang dikelola oleh PT BOGOR ONE NET MEDIA - SK Kemenkumham RI
No. AHU-0072.AH.01.02.TAHUN 2016

Telah diverifikasi oleh

Dewan Pers

Sertifikat Nomor 1422/DP-Verifikasi/K/X/2025

Info Iklan – Redaksi – Visi dan Misi – Kode Etik Wartawan – Kode Perilaku Perusahaan – Pedoman Media Cyber – Kebijakan Privasi

    The Instagram Access Token is expired, Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to refresh it.

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • NEWS
  • BOGOR RAYA
  • NASIONAL
    • POLITIK
    • OLAHRAGA
    • PENDIDIKAN
  • PERISTIWA
  • PEMERINTAHAN
  • WISATA
    • BUDAYA
    • SENI
  • HISTORIS

© 2022 BogorOne - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In