BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Seorang pria asal Jakarta Timur ditemukan meninggal dunia di kawasan Kampung Leuwiranji, RT 001/RW 002, Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Rabu, 1 Juli 2026.
Korban ditemukan dalam kondisi diduga gantung diri di area belakang kandang ayam.
Kapolsek Rumpin, Kompol Suyoko membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian menerima laporan dari keluarga korban setelah jasad pertama kali ditemukan oleh salah seorang kerabatnya.
Suyoko menjelaskan, peristiwa itu bermula sekitar pukul 06.30 WIB saat keponakan korban berinisial D sedang menyapu halaman rumah di Kampung Leuwiranji. Saat itu, saksi melihat seseorang berdiri di belakang kandang ayam.
Karena merasa curiga, saksi kemudian mendekati lokasi tersebut. Setelah diperiksa, korban diketahui sudah dalam keadaan meninggal dunia.
“Setelah mengetahui kondisi korban, saksi segera memberi tahu istri korban, kemudian peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Rumpin,” ujar Suyoko, Rabu 1 Juli 2026.
Korban diketahui berinisial AI, pria kelahiran Bogor, 19 September 1970.
Sekitar pukul 07.00 WIB, jenazah korban diturunkan oleh pihak keluarga dengan disaksikan warga sekitar serta personel kepolisian. Selanjutnya, tim medis dari Puskesmas Cicangkal melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kata Kompol Suyoko, tidak ditemukan indikasi yang mengarah pada tindak pidana. Korban diduga meninggal dunia karena mengakhiri hidupnya sendiri.
Menurut Suyoko, pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Keluarga juga menyatakan tidak menghendaki dilakukan autopsi dan bersedia membuat surat pernyataan penolakan autopsi sesuai prosedur yang berlaku.
“Rencananya jenazah akan segera diurus oleh keluarga dan dimakamkan pada hari ini,” kata Suyoko.
Hingga proses penanganan selesai, situasi di lokasi kejadian berlangsung aman dan kondusif. Kepolisian juga telah mendata para saksi serta melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post