BogorOne.co.id | Sleman – Prambanan Jazz Festival 2026 kembali digelar di kawasan Candi Prambanan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada 3-5 Juli 2026. Memasuki tahun ke-12 penyelenggaraan, festival musik tersebut menghadirkan konsep baru dengan menampilkan musisi lintas genre dan generasi.
Founder Prambanan Jazz Festival, Anas Syahrul Alimi, mengatakan antusiasme penonton yang terus meningkat setiap tahun menjadi dorongan bagi penyelenggara untuk menghadirkan jajaran penampil terbaik.
“Dari tahun ke tahun acara ini selalu memukau, dan antusiasme penonton sangat bagus, sehingga pengisi acaranya pun kita berikan yang terbaik untuk menghibur dan membawa penonton bersenang-senang di Prambanan Jazz 2026,” kata Anas, Jumat, 3 Juli 2026.
Menurut Anas, Prambanan Jazz Festival tidak hanya menjadi ajang konser musik, tetapi juga ruang bagi masyarakat untuk merayakan seni dan budaya dengan latar Candi Prambanan.
“Musik istimewa, tempat istimewa juga. Event ini tidak sekadar tentang musik, tetapi kebebasan merayakan dan menikmati kesenian yang selama ini menjadi bagian dari hidup masyarakat,” ujarnya.
Sejumlah musisi dijadwalkan tampil selama festival berlangsung. Pada hari pertama, Jumat, 3 Juli 2026, penampil yang hadir antara lain Michael Learns to Rock, Xdinary Heroes, Mocca, Rony Parulian, Perunggu playing jazz, Idgitaf, Salma Salsabil playing jazz, Ali Lomba Sihir, dan The Panturas playing jazz.
Pada hari kedua, Sabtu, 4 Juli 2026, penonton akan disuguhi penampilan Niki, Joey Alexander, Modulus, Kahitna, Margie Segers, Karimata, Letto, Yovie & Nuno, Societeit de Harmonie, Fryda Lucyana, Dinda, dan Ghania.
Adapun pada hari terakhir, Minggu, 5 Juli 2026, festival akan menghadirkan The Rose, Henry Moodie, Tulus, KLa Project, Fariz RM, Ari Lasso, Jikustik, Rio Febrian, Broadway Night, dan Nonaria.
Seluruh pertunjukan berlangsung mulai pukul 14.00 hingga 23.00 WIB. Tahun ini, Prambanan Jazz Festival mengusung tema “Celebrate The Joy” yang menonjolkan semangat kebahagiaan, perayaan, dan kebersamaan melalui musik di kawasan warisan budaya Candi Prambanan.
Editor : R. Muttaqien


























Discussion about this post