BogorOne.co.id | Jakarta – Lionel Messi mengakhiri perjalanan panjangnya bersama tim nasional Argentina. Keputusan pensiun dari sepak bola internasional itu diumumkan setelah Argentina gagal mempertahankan langkahnya hingga meraih trofi Piala Dunia 2026.
Messi menyampaikan keputusan tersebut melalui unggahan di media sosial pada Senin, 31 Agustus 2026. Ia mengatakan keputusan itu telah dipertimbangkan dengan matang, meski tetap terasa menyakitkan.
“Itu adalah keputusan yang menyakitkan dan masih terasa menyakitkan di lubuk hati, tetapi saya mengerti bahwa waktunya telah tiba,” kata Messi.
Argentina sebelumnya mencapai final Piala Dunia 2026 dengan Messi sebagai salah satu pemain kunci. Namun, langkah La Albiceleste terhenti setelah kalah dari Spanyol di partai puncak.
Keputusan tersebut sekaligus menutup perjalanan Messi selama sekitar dua dekade bersama timnas Argentina. Ia tercatat telah tampil dalam enam edisi Piala Dunia dan mengantarkan negaranya menjadi juara pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
Gelar di Qatar mengakhiri penantian Argentina selama 36 tahun untuk kembali menjadi juara dunia. Messi juga menjadi bagian penting ketika Argentina mengakhiri paceklik gelar dengan menjuarai Copa América 2021 dan 2024.
“Saya bersumpah kepada Anda bahwa saya selalu memberikan yang terbaik, bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kita memenangkan segalanya, tetapi juga sebelumnya. Saya selalu berjuang dan memberikan segalanya di lapangan untuk seragam ini,” ujarnya.
Messi meninggalkan timnas dengan sejumlah rekor. Ia merupakan pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan jumlah penampilan terbanyak untuk Argentina, dengan 125 gol dari 207 pertandingan.
Ia sebenarnya pernah meninggalkan timnas pada 2016. Saat itu, Messi memutuskan pensiun setelah Argentina kalah dalam tiga final secara beruntun. Keputusan tersebut kemudian dibatalkan dan ia kembali membawa negaranya meraih berbagai gelar.
Dalam pernyataan terbarunya, Messi juga menyinggung dukungan suporter yang mengiringi kariernya bersama Argentina.
“Terima kasih atas semua kasih sayang selama 20 tahun terakhir ini. Saya akan sangat merindukan suara kalian dari lapangan. Sekarang saya hanya akan menjadi salah satu dari kalian, bersorak dan mendukung dari luar,” kata dia.
Messi juga mengungkapkan bahwa pernyataan tersebut sebenarnya telah ia tulis pada 21 Juli, dua hari setelah final Piala Dunia. Namun, kematian ayahnya, Jorge Messi, pada 8 Agustus lalu membuat keputusan tersebut semakin bulat.
“Saya menulis kata-kata ini pada tanggal 21 Juli, dua hari setelah final. Hari ini, setelah apa yang terjadi dengan ayah saya, saya bahkan lebih yakin daripada sebelumnya,” tulis Messi.
Menutup pernyataannya, Messi mengatakan meninggalkan timnas dengan perasaan tenang dan bangga atas apa yang telah ia capai bersama rekan-rekannya.
“Aku pergi dengan ketenangan pikiran dan kebanggaan karena telah memberikan kalian, bersama rekan-rekan tim, momen-momen yang dahulu hanya bisa kita impikan,” pungkasnya.
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post