BogorOne.co.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor berencana mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp400 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI). Anggaran tersebut dialokasikan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur transportasi, khususnya penuntasan Jalan Regional Ring Road (R3) di kawasan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Bogor, Lia Kania Dewi, mengonfirmasi bahwa Pemkot Bogor saat ini tengah menjajaki opsi pinjaman ke lembaga perbankan maupun nonperbankan. Penjajakan ini dilakukan guna menentukan skema pembiayaan yang paling efektif dan efisien bagi kondisi keuangan daerah.
“Rencana pinjaman daerah ini diproyeksikan untuk mempercepat aksesibilitas transportasi, terutama pembebasan lahan dan pembangunan fisik penuntasan Jalan R3,” ujar Lia saat memberikan keterangan kepada media, baru-baru ini.
Lia menjelaskan, alokasi pinjaman sebesar Rp400 miliar tersebut dikhususkan untuk pembangunan jalan di luar konstruksi jembatan yang akan melintasi Sungai Ciliwung di Katulampa. Khusus untuk pembangunan jembatan R3 Katulampa, Pemkot Bogor berupaya mengajukan permohonan bantuan keuangan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Terkait mekanismenya, Pemkot Bogor merencanakan skema pengembalian pinjaman berlangsung selama tiga tahun, dengan batas waktu pemenuhan kewajiban hingga tahun 2030. Pembayaran cicilan pokok beserta bunganya kelak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor.
Meski demikian, pihak BKAD belum merinci besaran tingkat suku bunga yang akan ditanggung karena masih menunggu penetapan teknis dalam APBD.
“Untuk besaran bunga akan dirumuskan setelah disepakati pada pembahasan APBD Tahun Anggaran 2027. Saat ini baru sampai pada kesepakatan awal di KUA-PPAS 2027,” kata Lia.
Saat ini, kajian mendalam masih terus berjalan guna membandingkan skema pinjaman dari berbagai lembaga keuangan demi memastikan efisiensi anggaran daerah.
“Kami masih terus menggali informasi dan mengkaji plus-minus dari tiap alternatif lembaga pembiayaan, agar tujuan percepatan pembangunan infrastruktur ini dapat tercapai secara optimal,” pungkasnya.
Editor : Muttaqien

























Discussion about this post