BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Sejak pandemi covid-19 melanda perekonomian runtuh, tak terkecuali bagi pelaku usaha di Bogor yang ikut mengalami penurunan omset.
Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) terpuruk karena omset menurun drastis.
Hal ini pula yang dialami Haji Hupriatna akrab sapaan Haji Lutfi warga Sukaresmi Kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor. Pemilik usaha sepatu sandal itu menuturkan, biasanya menjelang akhir tahun ome industrinya kebanjiran pesanan.
Banyak pelanggan dari berbagai daerah berbelanja, begitu juga penjualan melalui aplikasi atau onlineshop.
“Iya selama Pandemi ini sangat berpengaruh, biasanya pendapatan bisa mencapai 400 juta perbulan, tetapi kini hanya di kisaran 120 juta perbulan, jadi turun derastis sekitar 70 persen,” ujarnya kepada BogorOne, Selasa (07/09/21).
Tak hanya itu beban yang dihadapinya, karena selain omset mengalami penurunan drastis, dia juga mengeluhakn kenaikan harga bahan baku, yang tidak di imbangi harga jual. Bahkan saat ini karyawan sebagian dirumahkan karena sangat berat untuk memberi upah.
Dirinya berharap pandemi covid-19 segera berakhir agar roda perekonomian pulih kembali sediakala. Sebab di Sukaresmi yang mayoritas pengrajin sendal sepatu,” pungkasnya. (Yud)























Discussion about this post