BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Tensi pertandingan final sepak bola antar-kampung bertajuk Kades Cup Desa Lulut, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, memanas sejak laga berlangsung. Teriakan, yel-yel, hingga makian terhadap wasit mewarnai pertandingan yang mempertemukan Ruwag FC dan RW 01 pada Minggu, 20 September 2026.
Ketegangan semakin meningkat ketika sejumlah pemain melakukan selebrasi yang memancing reaksi pendukung tim lawan. Situasi kemudian pecah setelah wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.
Kapolsek Klapanunggal AKP Asep Saifurrohman mengatakan tensi pertandingan memang sudah tinggi sejak awal. Menurut dia, pendukung kedua tim beberapa kali terlibat aksi saling provokasi melalui teriakan dan yel-yel.
“Pertandingan diwarnai aksi dari para pendukung masing-masing berupa teriakan dan yel-yel dan sesekali makian kepada wasit,” ujar Asep, Selasa, 22 September 2026.
Menurut Asep, situasi semakin panas ketika sejumlah pemain melakukan selebrasi. Aksi tersebut memancing reaksi dari pendukung tim lawan.
Ketegangan akhirnya berubah menjadi kericuhan setelah pertandingan selesai. Penonton berhamburan masuk ke lapangan. Sebagian merayakan kemenangan, sementara lainnya terlibat aksi saling serang.
“Setelah wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai, para penonton tumpah ke lapangan. Ada yang euforia kemenangan, ada yang menyerang pendukung lawan, namun ada juga yang menyerang pemain seperti dalam video,” kata Asep.
Video yang beredar memperlihatkan kerumunan penonton memasuki lapangan. Mereka terlihat saling dorong hingga terlibat baku hantam. Seorang pemain juga tampak menjadi sasaran serangan sejumlah penonton.
Petugas keamanan yang berada di lokasi kemudian berupaya membubarkan massa. Polisi dan TNI bersama Pemuda Panca Marga, Linmas, serta official pertandingan berusaha memisahkan pihak-pihak yang terlibat.
“Aparat keamanan terdiri Polri dan TNI bersama Pemuda Panca Marga serta Linmas dan official berupaya meredakan ketegangan dan bentrokan dan akhirnya kondisi kembali kondusif,” ujar Asep.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post