BogorOne.co.id | Bogor – Setelah ketiga kalinya Sekertaris Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, M. Hasani, S.T dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) turun kelapangan menindak lanjuti keluhan warga soal rusaknya badan jalan Abdul Patah di Desa BojongJengkol, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.
Sepanjang lebih dari 1 kilometer, akhirnya pada Jumat (2/10/2026) pukul 09:00 WIB, semua petugas UPT Jalan Dan Jembatan (Jajem) Dinas PUPR Wilayah IV Ciampea, terjun berjibaku menutupi seluruh lubang jalannya menggunankan Agregat (Batu Pecah).
Kerusakan badan Jalan Abdul Patah BojongJengkol yang statusnya milik Kabupaten Bogor itu, sudah berlangsung lebih dari setahun, hal ini disebabkan oleh kikisan air hujan maupun beban kendaraan truk 3/4 pengangkut kayu dan hasil galian yang sering lalulalang, ditambah jalan Abdul Patah juga masuk dalam kategori jalur pariwisata yang padat.
“Sehingga sering dilalui oleh berbagai jenis kendaraan. Selain itu, kerusakan juga dipicu saluran drainase yang tersumbat oleh tanah dan sampah, sehingga apabila hujan, air dari saluran drainase selalu naik menggenangi badan jalannya.”kata M. Hasani S.T SEKRETARIS KOMISI III, dari fraksi PPP asal Daerah Pemilihan (Dapil) IV kepada BogorOne.co.id, Jumat (02/10/2026) dilokasi.
Awal pertama turun menyikapi keluhan warga Bojongjengkol terangnya, yaitu pada bulan Mei 2026 yang tengah viral diberbagai tayangan di Medsos, diantaranya ada warga yang menanam pohon pisang ditengah jalan.
“Nah yang kedua kali saya turun menyikapi keluhan warga, ketika itu anggap kerusakan jalannya belum parah dan belum mengarah untuk diusulkan Rekrontruksi, sehingga dinilai cukup hanya dilakukan dengan cara perawatan berkala saja.”jelasnya.
Masih kata Hasani, pada moment ketiga kembali menyikapi hal yang sama, yaitu ketika Kepala Desa BojongJengkol Awaludin menghubunginya ingin Curhat, dimana kades mengeluh, kondisi jalan didepan kantor desanya yang rusak semakin parah.
“Akhirnya pada Jumat pagi sepulang dari Karawang saya menghubungi kepala UPT Jalan Dan Jembatan Dinas PUPR wilayah 4 Ciampea untuk segera melakukan tindakan awal.”bebernya.
Dan alhamdulilah ujar Hasani, kini semua lubang lubang badan jalannya, dihari Jumat pagi (02/10/2026) langsung ditutup diratakan menggunakan Agregat batu belah.
“Saya juga sempat melakukan pemantauan mulai dari titik Nol jalan raya nasional hingga keradius 2,5 kilometer ke Kampung Cikalancing di desa Cinangka, ternyata jalan Abdul Patah ini sudah mengalami kerusakan yang sangat parah dan harus dilakukan Rekrontruksi total pada tahun 2027 mendatang, bahkan saya juga sudah menghubungi ketua Komisi III atas temuan ini, sehingga akan didorong sampai tuntas agar Rekrontruksi jalan Abdul Patah di tahun 2027 mendatang cepat terealisasi.”tandasnya.
Awaludin Kepala Desa Bojongjengkol mengucapkan terimakasihnya kepada UPT Jalan Dan Jembatan Dinas PUPR Wilayah IV Ciampea yang sudah melakukan perbaikan sementara pada seluruh ruas badan jalan Abdul Patah yang rusak.
“Mewakili Warga Bojongjengkol, saya mengucapkan terimakasih kepada bapak Hasani Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor asal Daerah Pemilihan IV yang sudah peduli dan banyak membantu terealisasinya perbaikan sementara pada badan jalan Abdul Patah yang rusak parah ini, yang penting jalan bisa dilalui dengan baik oleh beragam kendaraan yang lewat.”pungkasnya.
Editor : Jeff Sukapura

























Discussion about this post