BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Garudayaksa FC meraih kemenangan perdana di Liga 1 musim 2026-2027 setelah mengalahkan Arema FC dengan skor 3-1 pada pekan kelima di Stadion Gelora Pakansari, Sabtu, 17 Oktober 2026. Tuan rumah sempat tertinggal sebelum membalikkan keadaan melalui gol Brian Alejandro Rubio, Jayro Jean, dan Carlos Bezerra Da Silva.
Arema lebih dulu unggul ketika pertandingan baru berjalan lima menit. Matheus Da Conceicao mencetak gol lewat sundulan setelah memanfaatkan sepak pojok. Gol itu membuat Garudayaksa harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan.
Upaya tuan rumah membuahkan hasil pada menit ke-34. Brian Alejandro Rubio menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Dua menit kemudian, Jayro Jean membawa Garudayaksa berbalik unggul 2-1. Skor tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Garudayaksa berusaha mempertahankan keunggulan sekaligus menambah gol. Carlos Bezerra Da Silva memperbesar jarak pada menit ke-70. Gol itu mengubah kedudukan menjadi 3-1, yang bertahan hingga pertandingan usai.
Kemenangan tersebut menjadi modal bagi Garudayaksa untuk menghadapi laga berikutnya melawan Bali United. Selain mengamankan tiga poin, tuan rumah juga mampu bangkit setelah kebobolan lebih dulu.
Pelatih Garudayaksa FC, Milos, mengatakan timnya mengawali pertandingan dengan buruk. Ia menyoroti gol Arema yang berawal dari situasi bola mati, meski timnya telah mengantisipasi skema tersebut.
“Kami kebobolan gol dari situasi bola mati (set piece). Meskipun kami sudah mempersiapkannya, kami melakukan kesalahan. Namun, Arema adalah salah satu tim terbaik dalam hal situasi serangan bola mati di liga ini. Mereka juga sudah mencetak empat gol dari situasi tersebut dan mereka mencetaknya lagi hari ini,” kata Milos.
Menurut dia, Garudayaksa kemudian berusaha membalikkan keadaan melalui permainan umpan pendek, serangan cepat, dan serangan balik.
“Setelah itu, kami mencoba bangkit dengan umpan-umpan pendek, serangan cepat, dan serangan balik cepat untuk membuat perbedaan di dalam pertandingan. Dan akhirnya, kami berhasil mencetak gol,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Arema FC, Marcos Vinicius Santos, menilai timnya kehilangan banyak peluang, terutama pada babak pertama. Pada babak kedua, Arema mencoba mengejar ketertinggalan, tetapi justru kebobolan gol ketiga.
“Di babak kedua kami mencoba bangkit setelah tertinggal, dan tidak ada masalah, tidak ada peluang berbahaya, tetapi kami mengekspos diri kami sendiri dan kemudian gol ketiga mengakhiri laga,” kata Marcos.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien























Discussion about this post