22.1 C
Bogor
Sabtu, 2 Juli 2022

Budidaya Ikan Sistim Bioflok Lebih Menguntungkan

Must read

Izin Puluhan Gerai Dicabut, Holywings Juga Digugat Rp 100 M

BogorOne.co.id | Jakarta - Kasus promo berbau sara yang dilakukan Holywings terus bergulir, setelah puluhan gerai dicabut izinnya, kini Holywings juga menghadapi masalah baru...

Wujudkan Jabar Zero Stunting, IDI Kota Bogor Kick Off Pencegahan Stunting

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) secara perdana melakukan kick off pencegahan dan penurunan stunting dalam mewujudkan pencapaian target Jabar zero...

Paguyuban Dangiang Sapta Djati Siliwangi Bangkitkan Ekonomi Melalui Pemberdayaan UMKM

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Paguyuban Dangiang Sapta Djati Siliwangi Kelurahan Gunung Batu Kecamatan Bogor Barat terus memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)...

Ridwan Kamil Intruksikan Bima Arya Tindak Tegas Elvis Cafe “Eks Holywings”

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Promosi minuman beralkohol (minol) gratis bagi pengunjung bernama Muhammad dan Maria berujung pada pencabutan izin terhadap 12 outlet Holywings...

BogorOne.co.id | Kota Bogor – Seiring dengan metode budidaya ikan terus berkembang. Sejumlah inovasi terus digulirkan, salah satunya budidaya ikan dengan sistem bioflok.  Hal itu sebagai upaya untuk mendongkrak produktivitas yang optimal.

Sistim ternak itu juga yang saat ini diterapkan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) MinaB Agribisnis yang berada di Kota Bogor.

Ketua Pokdakan MinaB Agribisnis, Widia Muhtar mengatakan, bahwa budidaya ikan pakai sistim bioflok mendapat sejumlah keuntungan, misalnya dari sisi efisiensi pakan.

“Selain itu, juga dalam penggunaan air hingga lahan serta padat tebar yang tinggi dan waktu pemeliharaan terbilang singkat,” kata Widia, Rabu (18/05/22).

Dijelaskannya, bahwa dengan sistem bioflok akan lebih hemat air, bahkan bisa hampir 90 persen hingga masa panen. Jadi minim akan penggantian air. “Penambahan air paling 10 persen tiga hari setelah buang kotoran dasar,” ujarnya.

Widia melanjutkan, keuntungan lain dari sistem bioflok bisa menekan penggunaan pakan utama pelet hampir 30 persen. Pasalnya dalam kolam bioflok terdapat kumpulan mikroorganisme yang berbentuk flok menjadi sumber pakan alami ikan.

“Kedua irit pakan pelet karena ada flok bakteri probiotik. Flok ini jadi makanan ikan. Kalau pakai sistem konvensional biasanya 1 kilogram ikan memerlukan 1,5 kilogram pakan, tapi dengan sistem ini bisa 0,9 hingga 1,1 kilogram pakan,” tukasnya.

Selain itu, terang Widia, untuk sistem bioflok juga hemat lahan dan bisa padat tebar 100 ekor per meter kubik jika dibandingkan dengan sistem konvensional. Dalam kolam bioflok diameter 3 meter dan ketinggian air 90 sentimeter bisa diisi 600 sampai 700 ekor.

Pokdakan MinaB Agribisnis sendiri saat ini membudidayakan ikan nila merah dengan sistem bioflok di Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat. Budidaya ikan nila merah dilakukan mulai pembenihan, pembesaran hingga ikan siap jual.

“Yang ada sekarang untuk pembesaran 32 kolam, sementara pembenihan di 8 kolam. Kolam pembesaran diameternya 3 meter dan kolam pembenihan ukuran 2,5×4,5 meter dengan ketinggian air 80 sentimeter. Per kolam pembenihan diisi 10 ribu ekor,” imbuhnya.

Ia mengakui budidaya yang dilakukan belum secara mandiri dari sisi pengadaan benih ikan. Benih ikan yang ada saat ini didatangkan dari wilayah Sukabumi dan Subang. “Kolam pemijahan mau didesain dulu. Kita saat ini ambil dari larva usia seminggu dan sekitar 2 minggu perawatan sudah ukuran 2 jari,” tuturnya

Widia menambahkan nila merah sudah dapat dipanen pada saat usia perawatan 4 bulan dengan 5 ekor untuk 1 kilogramnya. Sedangkan ikan saat masuk kolam pembesaran seukuran 2 jari dengan berat rata-rata 20 sampai 30 gram.

“Panen diperkirakan mencapai 1,5 sampai 2 kwintal setiap kolamnya. Iya kalau 23 kolam kurang lebih target kita bisa mencapai 4 sampai 4,5 ton per bulan,” paparnya.

Masih kata dia, bahwa nila merah hasil budidaya Pokdakan MinaB Agribisnis untuk memenuhi kebutuhan wilayah Kota Bogor hingga Jakarta. (Fry)

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article

Izin Puluhan Gerai Dicabut, Holywings Juga Digugat Rp 100 M

BogorOne.co.id | Jakarta - Kasus promo berbau sara yang dilakukan Holywings terus bergulir, setelah puluhan gerai dicabut izinnya, kini Holywings juga menghadapi masalah baru...

Wujudkan Jabar Zero Stunting, IDI Kota Bogor Kick Off Pencegahan Stunting

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) secara perdana melakukan kick off pencegahan dan penurunan stunting dalam mewujudkan pencapaian target Jabar zero...

Paguyuban Dangiang Sapta Djati Siliwangi Bangkitkan Ekonomi Melalui Pemberdayaan UMKM

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Paguyuban Dangiang Sapta Djati Siliwangi Kelurahan Gunung Batu Kecamatan Bogor Barat terus memberdayakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)...

Ridwan Kamil Intruksikan Bima Arya Tindak Tegas Elvis Cafe “Eks Holywings”

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Promosi minuman beralkohol (minol) gratis bagi pengunjung bernama Muhammad dan Maria berujung pada pencabutan izin terhadap 12 outlet Holywings...

Perbaikan Unit Filter IPA Dekeng, Tirta Pakuan Jamin Tidak Ganggu Pasokan Air ke Zona 4

BogorOne.co.id | Kota Bogor - Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melaksanakan perbaikan pada unit filter IPA Dekeng pada 28 Juni – 4 Juli 2022....