BogorOne.co.id | Kota Bogor – Dinas Kesehatan Kota Bogor menggeber penuntasan 19.004 rumah yang belum memiliki septic tank sesuai standar kesehatan, sebagai bagian dari penguatan akses sanitasi aman bagi seluruh warga.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Erna Nuraena, mengatakan langkah tersebut menjadi prioritas meski Kota Bogor telah meraih status Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan.
Menurut dia, status ODF merupakan capaian penting, namun pemerintah daerah tetap memastikan setiap rumah tangga memiliki fasilitas sanitasi tertutup yang layak agar praktik buang air besar sembarangan tidak kembali terjadi.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bogor, sebelumnya terdapat 35.884 rumah tangga yang belum memiliki fasilitas sanitasi sesuai standar. Dari jumlah tersebut, 16.880 rumah telah ditangani, sementara 19.004 rumah lainnya masih dalam proses penanganan bertahap.
Erna menegaskan penyediaan septic tank aman bukan sekadar memenuhi target administratif, melainkan upaya mencegah penyakit berbasis lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ia mengakui sejumlah tantangan masih dihadapi di lapangan, seperti keterbatasan lahan, kondisi wilayah yang berundak, serta kemampuan ekonomi sebagian warga dalam membangun fasilitas sanitasi secara mandiri.
Untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Kesehatan menerapkan pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) dengan mendorong perubahan perilaku, peningkatan kesadaran, serta kolaborasi lintas sektor bersama puskesmas, kader kesehatan, dan unsur masyarakat.
Edukasi dan sosialisasi terus dilakukan agar perilaku hidup bersih dan sehat dapat terbangun secara berkelanjutan di Kota Bogor.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien






























Discussion about this post