BogorOne.co.id | Kota Bogor – Retakan ditemukan pada bangunan Gedung Kesenian Kemuning Gading, Kota Bogor. Pemerintah Kota Bogor memutuskan menunda proses tender revitalisasi gedung tersebut demi memastikan aspek keselamatan konstruksi.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengatakan temuan retakan terungkap saat pemerintah hendak melaksanakan lelang proyek yang masuk dalam 10 proyek strategis daerah itu.
“Pada saat akan melaksanakan tender ternyata ditemukan retakan,” kata Dedie.
Menurut dia, kondisi tersebut berkaitan dengan usia bangunan yang telah berdiri sejak 1960. Karena itu, ia meminta proses lelang ditunda hingga ada kajian teknis menyeluruh.
“Karena bangunan lama, konstruksinya tahun 1960, saya minta ditunda lelangnya,” ujarnya.
Dedie menegaskan, keputusan itu diambil untuk menghindari risiko yang dapat membahayakan di kemudian hari. Pemerintah kini tengah mempertimbangkan hasil kajian teknis sebelum memutuskan apakah proyek dilanjutkan atau ditunda sepenuhnya.
Sebelumnya, revitalisasi Gedung Kemuning Gading direncanakan dimulai pada Juni dengan anggaran Rp 9,3 miliar dan ditargetkan rampung interiornya pada 2027. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor Firdaus menyebut pembenahan difokuskan pada lantai dua, termasuk peremajaan interior, penggantian atap dan keramik, serta penataan ulang fasilitas ruang ganti, kamar mandi, dan kantin.
Pemkot Bogor menargetkan gedung tersebut menjadi pusat pertunjukan seni unggulan yang dapat menarik lebih banyak pengunjung serta meningkatkan pendapatan asli daerah.
Reporter : Resha Bunai
Editor : R. Muttaqien
























Discussion about this post