BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Upaya pencarian MP (21), warga Kampung Maja, Desa Cisarua, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, yang hanyut di Sungai Cikaniki sejak Rabu lalu, belum membuahkan hasil hingga Jumat, 3 Oktober 2025.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mengerahkan berbagai cara untuk menemukan korban.
“Salah satu tim menggunakan perahu rafting dari Bendungan Paku hingga Jembatan Jengkol,” kata staf Kedaruratan dan Logistik BPBD, Jalaludin.
Selain penyisiran sungai, tim memasang jangkar dan jaring di kawasan Curug Leuwitikoro sejak Kamis, 2 Oktober 2025.
“Dengan pemasangan jaring, diharapkan jasad korban bisa tersangkut dan segera ditemukan,” ujar anggota Tim Reaksi Cepat BPBD, Khaerudin, dikutip dari ceklissatu.com
Pencarian juga dibantu drone untuk memantau aliran sungai dari udara. Indikasi keberadaan korban semakin kuat setelah sepatu milik Pahrudin ditemukan. Sepatu kiri muncul pada pukul 13.00 WIB di hari kejadian, disusul sepatu kanan sekitar dua jam kemudian.
Selain di Leuwitikoro, penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet dari Jembatan PT Antam hingga Desa Bantarkaret, termasuk ke aliran Kali Cibongas, Jembatan Lukut, hingga Desa Kalongliud.
Keluarga korban ikut berikhtiar dengan doa dan menyiramkan air doa di lokasi awal Pahrudin terpeleset saat menyeberangi sungai. Ketua RT setempat menduga korban masih tertahan di sekitar Leuwitikoro. “Kemungkinan besar korban masih berada di lokasi tersebut karena belum ada tanda-tanda keluar,” katanya.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien

























Discussion about this post