BogorOne.co.id | Kabupaten Bogor – Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade mengajak masyarakat Kabupaten Bogor bergotong royong membantu korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia menyebut luasnya wilayah Kabupaten Bogor menjadi modal untuk menggalang solidaritas.
Jaro Ade mengatakan bantuan untuk korban bencana tidak seharusnya berhenti pada doa. Menurut dia, kepedulian perlu diwujudkan melalui aksi nyata untuk meringankan beban warga yang terdampak.
“Di hari kemerdekaan tentu kita sama-sama ikut berduka cita atas musibah korban yang terjadi di Nusa Tenggara Timur,” ujar Jaro Ade, Selasa (18/8/2026).
Dia mengatakan Pemerintah Kabupaten Bogor telah menerbitkan surat edaran sebagai ajakan kepada masyarakat untuk ikut membantu korban gempa.
“Bukan hanya doa, tapi implementasi dari solidaritas kita untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah. Salah satunya Pak Bupati sudah mengeluarkan surat kebijakan, surat edaran untuk tentu bersama-sama kita saling bahu-membahu untuk membantu,” kata dia.
Menurut Jaro Ade, penggalangan bantuan dapat dilakukan dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.
Kabupaten Bogor, kata dia, memiliki 416 desa dan 19 kelurahan yang dapat menjadi kekuatan untuk menggerakkan aksi solidaritas bagi korban gempa.
“Maka potensi di Kabupaten Bogor kita ada 416 desa, 19 kelurahan, tentu ini potensi yang bisa kita coba gotong royong untuk sama-sama saling membantu, memberikan kontribusi untuk saudara-saudara kita,” ujarnya.
Gempa bumi bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, NTT, pada Sabtu (15/8/2026). Ribuan warga dilaporkan mengungsi setelah gempa tersebut.
Reporter : Yudi Surahman
Editor : R. Muttaqien




























Discussion about this post